SMPN 1 Kambowa kembali dapat Kuota Internet Kemendikbudristek
Dilansir dari https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/ kebijakan paket kuota data internet pada bulan Maret-Mei 2021 mendapat tanggapan positif dari masyarakat, sehingga pemerintah kembali melanjutkan kebijakan bantuan paket data internet pada bulan September - November 2021.
Masih dari laman tersebut, bantuan paket data internet ini didistribusikan dengan beberapa besaran yang berbeda dalam tiap jenjangnya, untuk pelajar PAUD diberikan data internet sebanyak 7 GB per bulannya, sedangkan untuk pelajar pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) sebanyak 10 GB/ bulannya, adapun bantuan internet tersebut sebesar 12 GB perbulannya untuk guru jenjang PAUD & Dikdasmen, sedangkan porsi 15 GB lebih besar diberikan kepada mahasiswa dan dosen.
Kebijakan bantuan internet tahap 2 yang telah mendapat revisi ini, benar-benar sangat bermanfaat bagi peserta didik, apalagi bentuk-bentuk pengayaan materi masih dikombinasikan dengan beragam fitur-fitur dan aplikasi berbasis internet, semisal mengakses Youtube (sebelumnya tidak bisa diakses), kini setelah menerima beragam saran bahwa salah satu media online yang membantu siswa belajar adalah Youtube, maka aplikasi berbasis video tersebut kini dapat diakses menggunakan kuota data kemendikbud. Selain itu aplikasi Portal Rumah Belajar juga menjadi salah satu aplikasi yang juga banyak digunakan oleh guru dan peserta didik, apalagi aplikasi ini adalah milik resmi pemerintah yang dikelola oleh Kemendikbudristek di tengah upaya-upaya pembelajaran di masa pandemi Covid-19.
Bantuan internet yang telah tersalurkan kepada 21.298.436 pengguna di seluruh Indonesia, pada November 2021 juga adalah penanda bahwa SMPN 1 Kambowa di kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara telah menerima dan menjadi kembali menjadi penerima manfaat kuota ini.
(Baca Juga: Di sela-sela Asesmen Nasional, SRB Buton Utara Gelar Sosialisasi)
hampir 150 peserta didik ditambah 18 guru menerima program bantuan ini. Kolaborasi dari peserta didik yang mulai menghimpun nomor mereka, dan menyetorkannya kepada wali kelas, kemudia melaporkannya kepada operator pendidikan serta ditandatangani SPTJM dari pimpinan sekolah, usai hasil verifikasi melalui data pokok pendidikan akhirnya berbuah manis. Bantuan internet yang sudah ketiga kali dikirimkan ini, sejak September - November 2021 kembali dirasakan manfaatnya bagi seluruh elemen di dalam lingkungan satuan pendidikan paling utara dari Kabupaten Buton Utara ini.
Upaya-upaya tersebut dilakukan sebagai jaminan kepada hak-hak peserta didik di sekolah ini, ini juga untuk memanfaatkan sebaik-baiknya atas peluang-peluang belajar yang diberikan oleh pemerintah.
"Di SMPN 1 Kambowa ini, kami terus berupaya mencari tahu program-program apa saja yang menyentuh dan memfasilitasi peserta didik, seperti bantuan paket internet, saya meminta kepada wali kelas dan operator sekolah untuk memfasilitasi semua agar mendapat bantuan internet, apalagi sekolah ini di bulan November ini, baru saja meloloskan 3 gurunya menjadi 30 finalis Pembelajar Berbasis Tekhnologi yang diadakan oleh Pusdatin, menyentuh hal tersebut, kegiatan pembelajaran yang saat ini sudah tidak bisa terlepaskan dari internet, bantuan kuota ini akan sangat membantu pelajar / peserta didik, kami juga bahkan memfasilitasi yang tidak punya hp, ada bantuan afirmasi kami manfaatkan itu" terang Asrul Suleman, S.Pd selaku pimpinan SMPN 1 Kambowa yang ditemui di sela-sela melihat pelaksanaan Asesmen jenjang SD yang dilaksanakan menumpang di sekolahnya.
Dimintai tanggapan terkait bantuan data internet yang kembali mereka terima, saat pembelajaran, semua pelajar kelas 7 mengaku sangat senang.
"Alhamdulillah, kami senang, bantuan kuota internet sudah masuk" teriak mereka serempak.
Bantuan data internet tersebut. mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik ya!. (H.Y)
*Artikel juga ini tayang di blog sekolah (smpn1kambowa.blogspot.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar