Festival di Sekolah
Oleh: Honayapto
Guru mana yang tidak senang, melihat peserta didiknya ternyata sangat mampu melaksanakan tugas yang diberikan.
Amboi... Riang nian hati ini ini, apalagi saya terlalu banyak meminta syarat dan ketentuan pada tugas yang diberikan, padahal rasa-rasanya jika itu diberikan kepada saya. Bisa keder juga, tapi pasti akan saya kerjakan, minimal mampu bersama-sama mereka.
Dua minggu sebelum presentasi produk yang dibuat secara kolaboratif, saya sudah memberi mereka tugas pembuka, tugasnya juga tidak main-main, sudah harus membuat video singkat terkait materi yang sedang kami diskusikan.
Kami memang sedang mendiskusikan materi Chapter 4 This is how you do it, bagaimana anda melakukannya, materi ini berbicara tentang bagaimana kami diinstruksikan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang baik dan benar agar kami mendapatkan hasil terbaik dan juga menghindari efek berbahaya dari tindakan yang sedang dilakukan.
Secara umum kami sedang membedah materi prosedur teks atau procedure text jika mengambil istilah dalam bahasa Inggrisnya, bentuk teks ini mengarahkan kami menetapkan suatu tujuan yang akan dilakukan (goal), menyiapkan bahan-bahan (materials) serta langkah-langkah (steps/method) yang memandu agar suatu hal dapat dilakukan dengan prosedur yang tepat.
Saya tidak ingin terjebak dalam pendekatan pengajaran yang tradisional, menceramahi siswa dari A-Z, saya tahu dunia teknologi semakin akrab dengan interaksi generasi baby Alfa generasi peserta didik saya, sumber-sumber pengetahuan dan pembelajaran juga telah melimpah ruah.
Apalagi di tengah gencarnya antisipasi efek destruktif dari 'learning loss'akibat pandemi Covid-19 melalui kiat-kiat yang besar dan tulus dari pemerintah, saya harus turun andil berperan di dalamnya.
Saya sadar di tengah berlangsungnya pembelajaran tatap muka terbatas dengan jadwal pengajaran kami yang dibatasi pula, saya harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sistem pendukung yang dibuat pemerintah pusat kepada bapak ibu guru di seluruh Indonesia.
Saya berupaya menambal penjelasan-penjelasan yang tidak utuh dari materi ajar kami. Saya mendorong peserta didik saya untuk memanfaatkan portal Rumah Belajar salah satunya dengan mengirimkan link video pembelajaran interaktif yang tersedia di sumber belajar sebagai fitur utama produk pembelajaran dari Pusdatin tersebut.
Saya ingi tahu sejauh mana mereka mampu mengemas berbagai petunjuk yang diperoleh dari berbagai sumber yang beragam terkait tema kami.
Hasilnya mengejutkan, saya sudah was-was, mereka pasti tidak akan mampu mengerjakan tugas apalagi sampai membuat video. Ternyata saya salah.
Sebagai tugas pembuka, saya meminta mereka untuk menerapkan konsep merdeka belajar menerapkan fungsi sosial dari materi teks prosedur.
Jika teks prosedur adalah mengarahkan kami mampu membuat sesuatu sesuai langkah-langkah, silakan terapkan secara Merdeka dalam kehidupan anda sehari-hari.
Saya akhirnya meminta mereka untuk memvideokan aktivitas mereka, hasilnya ada yang mencuci piring di rumah, melipat pakaian, membuat kopi susu untuk ayah sampai dengan mencuci tangan dengan baik dan benar.
Masya Allah, hasilnya luar biasa, mengagetkan dan membuat haru, saya berharap kegiatan tersebut dapat memacu mereka untuk memahami materi tidak secara tekstual namun harus secara kontekstual.
Apa salahnya membantu orang tua untuk mencuci piring kotor, cuci baju, melipat pakaian, atau membuat teh untuk ayah yang letih bekerja.
Sebagai tugas akhir evaluasi materi, saya mantapkan mereka membuat tugas projek, berkolaborasi bersama teman, dengan peran yang dibagi secara Merdeka pula dan taktik mereka menuntaskan projek.
Hasilnya, ada banyak kue brownis, es Doger, puding coklat, pie ball, agar-agar, sampai dengan demonstrasi mandiri pembuatan cara merebus mi goreng.
Ha... Menyaksikan mereka, melihat video mereka, dan pastinya turut mencicipi penganan hasil kerja-kerja siswa saya, ada berbagai macam rasa yang timbul, bahagia, antusias, terharu, bangga, dan luar biasa.
Iya, hari ini, seperti festival, ada festival di kelas kami.
Selamat mencoba
Konde, 3 November 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar