Satu Tangga
Oleh: Honayapto
Saya hubungi pak Supir, jawabannya masih belum pasti. Nanggung.
Sampai pagi jam lewat, tidak ada konfirmasi, itu berarti pak Supir tidak bisa berangkat ke Ereke, tidak ada penumpang yang lain. Kalau hanya membawa saya, rugi.
Anda tahu sendiri, akses ke Ibu kota Buton Utara Ereke, dari kecamatan Kambowa cukup menyita banyak energi, perlu persiapan yang matang, minimal fisik yang kuat.
Jalan
terbaik
untuk akses kesana hanya naik mobil, efek pegal-pegalnya tidak akan berdampak banyak, maklum jalanan dari kecamatan Kambowa tempat saya berdomisili menuju kecamatan Kulisusu akses jalannya rusak parah, jalan provinsi hampir 100 km tersebut dapat ditempuh dengan waktu 4-5 jam, jika anda seperti saya (mengendarai motor 20 km perjam)Saya start dari rumah pukul 07.40 Hari Minggu pagi dan tiba 11.40 itu berarti saya menghabiskan waktu 4 jam, maklum saya hanya bisa berjalan dengan kecepatan 20 km/jam rata-ratanya. Motor kuning Aerox jadi sasaran, jalanan berlubang dan berkubang, tak beraspal melengkapi perjalanan.
Semua itu tidak menjadi penghalang. Saya harus menuntaskan misi untuk bertemu orang nomor 1 di dunia pendidikan Kabupaten Buton Utara, saya harus bertemu pak Kadis untuk meminta back up beliau terkait tindak lanjut dari rancangan program Sosialisasi pemanfaatan Portal Rumah Belajar yang menjadi tugas dari Program Pembatik level 4 yang deadline ditutup pada 11 November 2021, dan saya rasa akan menjadi tugas-tugas kami sebagai yang diamanahkan lolos menjadi Sahabat Rumah Belajar.
Hari Minggu menjadi bekal kami mempersiapkan keperluan-keperluan bertemu pimpinan ini, mulai dari penyusunan agenda sosialisasi, pembuatan bahan tayang, poster kegiatan, sampai dengan diskusi ringan tentang pembuatan blog yang juga masuk dalam komposisi tugas ini.
Hari ini Senin, 8 November 2021 bukan main girangnya hati kami bertiga, bersama 2 teman yang sama yang juga turut lolos program ini, pak Adrian, dan pak Suherman.
Difasilitasi pak Kasubag Perencanaan Keuangan Dinas Pendidikan yang juga rekan saya waktu sama-sama pengangkatan CPNS, saya merasa bahagia dan terbantu, padahal sebelumnya Pramu kepala dinas pendidikan sudah mewanti-wanti kemungkinan pak Kadis ke kota Kendari.
Memang betul akan ke Kendari namun pada siang nanti. Jadilah saya bertiga bertemu pak kadis.
Kami was-was juga menjelaskan program ini, namun seperti Gayung bersambut, Pak Kusman Surya adalah sosok yang sangat mengayomi, beliau sangat antusias menyambut penjelasan kami, dan mengapresiasi keikutsertaan kami yang berhasil menjadi bagian dari 1.000 lebih guru di seluruh Indonesia yang dinyatakan lolos level 4.
Kami banyak bercerita, terkait Portal Rumah belajar, diskusi singkat tentang Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, dan akhirnya pak kadis siap memberikan dukungan agar kegiatan sosialisasi yang direncanakan dilaksanakan pada Rabu, 10 November 2021 secara tatap maya tersebut dapat segera diinstruksikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru.
Kami sangat merasa beruntung, betul kata orang, niat yang baik akan mendapatkan hasil yang baik.
Hari ini satu anak tangga selesai kami lewati, masih banyak anak-anak tangga lainnya yang perlu dilewati.
Ayo semangat Sahabat Rumah Belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar