Misi Balas Dendam, Epick Comeback Yang Gagal

(Wolio FC (putih) gempur Gila Balap)

(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)

Lagundi-CjSport. Hari ketiga gelaran babak 16 besar yang dilangsungkan pada Sabtu, 30 Juli 2022 kembali memaksa para penonton setia untuk tidak terus berdiam diri mendukung tim-tim kesayangan mereka.

Buktinya pada partai pertama, mempertemukan finalis juara 1 dan juara 2 tahun lalu (2021). Wolio FC dan Gila Balap FC sukses menarik atensi besar penikmat bola futsal terbesar se-kecamatan Kambowa ini.

Partai yang dilakoni hari ini diprediksikan berlangsung alot dan keras, Gila balap FC yang puas di posisi kedua tahun gelaran lalu, menyongsong misi 'balas dendam' pada tim Iwan (20) dkk. 

Tim Wolio FC berstatus juara bertahan juga tidak meninggalkan kans dan pencapaian raihan positif mereka di babak penyisihan.

Sejak menit-menit dimainkan, kedua tim sudah berbalas serangan, tensi yang ketat dan meninggi semakin meningkat mana kala Nur Dhani (42) sarangkan gol perdana pembuka untuk keunggulan Gila Balap. Tingginya tempo ini juga berimbas pada pengadil lapangan Suhardipo yang harus diganti keluar paska mengalami cedera pada kakinya akibat kontrol badan dalam mengawasi semua gerak-gerik yang serba cepat dari tim Wolio FC dan Gila Balap

Sempat dihentikan beberapa menit dan tetap dijaga dengan sangat profesional dari panitia, partai pembuka ini kembali menggelar, Wolio FC menyamakan kedudukan di 10 menit usai tertinggal 1 : 0 dari tim Kaweli. Iwan (20) sukses samakan kedudukan.

Di paruh pertama, penguasaan bola sedikit dikuasai dari Gila Balap FC, beragam sepakan spekulasi dan sundulan berbahaya dari Tayong (12) dan Nursaja (11) dimainkan secara aktif tim Gila Balap, keunggulan kedua untuk Gila Balap kembali terjadi, menit ke 17 Alimin (7) catatkan nama di papan skor. 

(Nur Dhani Gila Balap (Hijau) duel Wolio FC)

Suasana tersebut terbaca dari menejer Wolio FC, membuat jeda time out, sukses bangun strategi serangan balik untuk Tim eks jawara ini, penetrasi Alwan (4) lagi-lagi samakan kedudukan 2 : 2 untuk Wolio FC. Di penghujung laga, Nur Dani (42) Gila Balap FC ciptakan rentang skor terbuka, golnya di menit 20 tutup keunggulan 3 : 2 di paruh pertama.

Usai turun minum, Wolio FC masih kesulitan membuka serangan, peluang-peluang yang terbuka yang sering diciptakan pemain berjersey Putih Biru nampaknya tidak terjadi pada laga kali ini, Talo (12) perpanjang interval gol untuk keunggulan Gila Balap.

Di sisa 10 menit waktu berakhir, laga hidup mati memperebutkan slot 8 besar ini, Kevin (14) Wolio FC sukses ciptakan gol di menit ke 33, rapatnya dan gesitnya pemain nyaris membuka asa dan peluang tim ini untuk mengatasi serangan Gila Balap. Di menit 36 Nur Dhani jadi sumber kemalangan dari Gila Balap. Wolio FC harus tutup tarung tahun ini di posisi 16 besar. Skor 5 : 2 jadi misi balas dendam yang sukses untuk Gila Balap FC.

Partai Kedua

Bukan laga 16 besar kalau tidak lebih seru dari babak penyisihan, permainan tim Buton Utara desa Lahumoko, Trans FC versus Lampedonga FC desa Wagari kabupaten Buton memaksa dua kali lebih ekstra histeria penonton dan penikmat olahraga futsal yang sudah dilaksanakan ke sebelas kali ini.

Sejak dimainkan Lampedonga FC dengan Jersey Merah Putih ini terlihat sangat menguasai dan mengontrol penuh penguasaan bola, Getolnya Riki (77) dari Trans FC dianggap sebagai 'angin lewat' saja dari pemain-pemain lini belakang Lampedonga, bangun serangan tersebut juga sangat prematur dan tidak dapat dibaca dari rekan setimnya, hasilnya Trans FC jadi bulan-bulanan Lampedonga di paruh pertama.
(Lampedonga merah, kuasai babak pertama)


Cipong (17) jadi eksekutor utama untuk Lampedonga FC, di babak pertama namanya bercokol di menit ke 9 dan 16. Selain pemain berpostur tegap dan kokoh ini, Ridwan (98) jadi algojo kedua lengkapi skor 3 : 0 untuk jatuhnya Trans FC.

Sempat jomplang di babak pertama, diadili Suhartito sebagai wasit utama, dan Muchlas wasit kedua, laga babak kick off kedua, ternyata berbanding 180 derajat dengan paruh pertama partai penutup 16 besar hair ketiga ini.

Riki (77) jadi playmaker utama dan sumber tumpuan harapan anak-anak blasteran Jawa, kuatnya mental serang Riki sukses buat aksi Epic comeback tim berjersey putih hitam purple ini, namanya jadi satu primadona untuk pendukung mereka, menit 24 Riki sukses pecah telur, keunggulan Trans FC kembali menjadi-jadi, memanfaatkan silang yang matang dan terukur di pojok kanan sebelah timur arah Utara, Inal (5) gandakan keunggulan dari operan matang Riki.

Dewi Fortuna seperti memihak tim ini, hadiah pinalti menjadi sinyal manis ketiga untuk Trans FC, terkenal dengan sepakan keras, Inal (5) sukses eksekusi hadiah di kotak terlarang.

Skor 3 : 3 bertahan sampai babak waktu normal usai. Laga memperebutkan tiket 8 besar kembali dilanjutkan dengan tambahan waktu 2 X 5 menit. Di paruh pertama 5 menit awal, kedua tim masih tetap belum mengalah, nyaris dimainkan dengan adu penalti. Cipong (17). tutup kans dan aksi Epic comeback Trans FC.
(Trans FC dibekingi 2 pemain Lampedonga FC)


Skor 4: 3 ekstra time menutup laga ini.

Jangan lewatkan keseruan partai terakhir babak 16 besar besok, Minggu, 31 Juli 2022.

Penulis: Honayapto
Editor: Honayapto

Dokumentasi laga









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Serial Perjalanan di Pulau Dewata BALI-NEGERI PUPUTAN

  Keseruan menjelajahi bali dapat dilihat di sini: https://drive.google.com/file/d/1LVGH5MW76M-FzwwkqTx4QzIIslLigGiw/view?usp=sharing