Nomor Keramat PSS Kakenauwe, Persela Lanjut 8 Besar


(Duel 16 Besar KT Lawele: Putih Vs PSS Kakenauwe)

(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)

Lagundi-CjSport. Menjadi penutup laga babak 16 besar gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11 pada hari Minggu, 31 Juli 2022. KT Lawele FC desa Lawele Kabupaten Buton harus menjamu sesama rekannya dari kabupaten yang sama, PSS Kakenauwe FC.

Dua tim yang sama-sama turun dengan dukungan penuh dari pendukung setia mereka, menyajikan laga yang seharusnya dimainkan di laga 16 besar; bergerak cepat, berbalas, dan duel-duel maut terjadi sejak menit-menit awal laga ini dimainkan.

Menit kedua Amzar (12) KT Lawele FC nyaris membuka peluang untuk timnya dengan Jersey putih ini, ketatnya serangan untuk mengamankan posisi 8 besar ke tujuh ini juga mulai berbalas dilakukan Indra (14) PSS Kakenauwe, remaja berpostur tinggi ini juga hampir membuat mencle kiper dari Kt Lawele, menit ke 5 menjadi menit perdana baris strategi yang dijejalkan masing-masing menejer kepada dua tim mereka yang sedang bertarung.

Sempat tidak mampu menembus lini pertahanan masing-masing, Arman (37) PSS Kakenauwe pecah kebuntuan timnya, tim dari desa Waoleona ini sukses menembus jala kiper KT Lawele. Lawele nyaris menyamakan kedudukan di menit ke 20 sebelum peluit panjang babak pertama ditiup. Silang terbuka yang matang dari Fachril (91) nyaris dimanfaatkan dengan baik dari Amal (26) sundulan keras kepalanya sedikit melebar skor 1 : 0 sudahi babak pertama.

Di kick off kedua, PSS Kakenauwe tampil garang, masuk dengan Jersey Merah Putih PSS Kakenauwe ikut jejak Lampedonga FC yang juga ambil raihan positif di babak 16 besar ini. Arman (37) tambahkan keunggulan timnya di menit yang baru 5 menit dimainkan. 

(PSS Kakenauwe Tampil on fire)

Tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukungnya, Fachril (91) akhirnya perpendek interval skor dari tim lawan, 1 menit ketinggalan 2 gol, Fachril catatkan nama di menit ke 26 untuk skor 2 : 1. Giat positif KT Lawele hanya seumur jagung, petaka pinalti akhirnya terjadi di menit 27 pemain bernomor punggung 37 Arman, lagi-lagi jadi eksekutor dan sukses lesakan keras ke jala kiper lawannya. 

Keunggulan semakin menjadi-jadi, Arman pemilik nomor keramat ini (37) kembali sukses catatkan bracelet untuk skor 4 bagi tim PSS Kakenauwe, tidak ingin pulang dengan 1 gol. Fachril (91) KT Lawele mencoba memperpendek skor dengan tambah gol usai umpan silang dari nomor 8 di menit ke 37.

Sampai peluit panjang ditiupkan Muchlas sebagai wasit pertama, Skor 4 : 2 bawa PSS Kakenauwe amankan tiket 8 besar meskipun di babak 8 besar harus kehilangan 1 pemain yang diganjar kartu merah, sebaliknya KT Lawele harus akui keunggulan tim lawan. Nomor 37 pantas ditasbihkan sebagai nomor keramat untuk tim desa Waoleona.


Partai Kedua 

Partai puncak penutup laga 16 besar, menjadi laga yang juga dinantikan penikmat turnamen futsal terbesar se-kecamatan Kambowa ini, dimainkan yang juga berstatus tuan rumah Tobar FC, desa Morindino dan Persela FC desa Lagundi Kecamatan Kambowa kabupaten Buton Utara.

Berlangsung dengan sangat alot, keras, dan bertensi tinggi, laga final yang dipimpin Suhartito dan Muchlas  ini sejak dimainkan terus bergolak dengan sorak sorai para pendukung dua tim.

(Tobar kuning, hadang Persela)

Salif (11), Kaher Sane (4), Indra (16) Persela FC sukses bangun kolaborasi yang ciamik, kontribusi mereka mampu menekan pergerakan yang biasanya sangat cepat dilakukan dari tim Tobar FC. Membalas pressure tinggi dari Persela Tobar FC juga turun dengan kekuatan penuh, meski kehilangan satu pemain utama mereka (Jula 33) Dalwin (42) yang, Arlin (17), Afdal (7) Tobar FC juga menjadi ujung tombak serangan yang tidak henti dibangun untuk menembus pertahanan Persela.

Naas di menit ke 10, drama terjadi di depan jala kiper Tobar, Kaher Sane (4) manfaatkan kemelut tersebut, serangannya pastikan pemain Tobar lakukan murdered goal, sempat mendapatkan kesempatan emas, dengan mendapatkan hadiah pinalti dari wasit Muchlas di menit ke 20, Arlin (17) gagal manfaatkan peluang terbaik tersebut, sepakannya mental dihadang mistar gawang dan diamankan saja kiper Bayu Ato. Skor 1 : 0 bertahan sampai babak pertama usai.

Di lanjutan penutup, skor tipis 1 : 0 masih menjadi pembeda yang masih prematur untuk mengambil tiket 8 besar, namun Kaher Sane (4) lagi-lagi sukses jadi jagal gol kedua untuk Persela.

Di menit ke 29 pemain asal Bonelalo ini, perpanjang keunggulan untuk amankan slot 8 besar, bukan tim 16 besar kalau Tobar FC harus pulang dengan skor 0. Epick Comeback muncul dengan gagahnya, penetrasi berkali-kali yang dilakukan Arlin (17), Arif (10), Dalwin (42) sukses antar Afdal (7) raih poin untuk timnya di menit ke 30, skor 1 : 2 menghentak Persela FC, kejutan tim Tobar terus berlanjut, hadiah pinalti kedua kembali menjadi kado manis untuk menyamakan kedudukan imbang. 

Usia pinalti pertama yang tidak dimanfaatkan dengan baik, menejer pastikan Dalwin (42) jadi eksekutor dan sukses skor 2 : 2. Akhirnya tutup waktu normal. Babak ekstra time 2 X 4 akhirnya harus dimainkan.

(Pinalti pertama Tobar)

Di tambahan waktu, energi kedua tim yang bermain sudah sangat terkuras, namun kedua tim yang bermain juga masih berkutat dengan daya tahan tubuh mereka, kedua tim juga masih terlihat tidak ingin kalah atau merasa kalah dari tim lainnya, petaka terjadi di sisa-sisa menit babak awal 5 menit pertama 'additional time' peluit panjang dibunyikan dengan mengiri sepakan keras Kaher Sane (4) Persela FC ke jala kiper tobar yang dianggap gol dari wasit kedua Muchlas.

Peluit panjang tersebut nampaknya, mengharuskan kedua wasit untuk berkomunikasi, dan wasit pertama menganulir putusan sebelumnya, dan  akhirnya mengundang protes tim yang dinyatakan gol sebelumnya. 

Situasi sedikit memanas, namun dapat dikendalikan dengan baik dari semua unsur panitia dan pihak keamanan, kedua wasitpun bersama menejer kembali menjelaskan segala teknis pertandingan dan putusan yang dikeluarkan, dan akhirnya diputuskan putusan pertama yang menyatakan gol adalah putusan yang valid dan harus diikuti.

Di titik ini protes keras akhirnya terjadi, tim Tobar FC dari desa Morindino asuhan Sudarco tidak terima dan menyatakan Walk Out dari Laga. Panitia dengan segala kewenangan yang diberikan kepada wasit menghargai putusan wasit baik wasit pertama atau kedua dan dalam posisi yang netral menerima hasil sidang dan segala keputusan tertinggi yang dipegang kedua wasit tersebut.

(Diskusi komprehensif dari kedua pengadil lapangan)

Ditemui usai laga wasit Muchlas mengatakan "Kewenangan yang dimiliki wasit pertama dan wasit kedua adalah sama, kedua pengadil lapangan memiliki andil yang sama, merata, adil, dan transparan dalam melihat laga yang sedang berjalan, terlepas dari kontroversial yang ada, kami telah berupaya dengan semaksimal mungkin menjaga asas-asas pengawasan dilakukan secara maksimal. Saya rasa tim harus siap kalah dan menang dan siap sportif dengan hasil yang menjadi putusan bersama".

Laga partai penutup ini, akhirnya dimenangkan Persela FC untuk tiket terakhir, tiket 8 besar.

Jangan lewatkan keseruan gelaran 8 besar kita pada hari Kamis, 4 Agustus 2022.

Penulis: Honayapto

Editor: Honayapto

Dokumentasi:














Misi Balas Dendam, Epick Comeback Yang Gagal

(Wolio FC (putih) gempur Gila Balap)

(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)

Lagundi-CjSport. Hari ketiga gelaran babak 16 besar yang dilangsungkan pada Sabtu, 30 Juli 2022 kembali memaksa para penonton setia untuk tidak terus berdiam diri mendukung tim-tim kesayangan mereka.

Buktinya pada partai pertama, mempertemukan finalis juara 1 dan juara 2 tahun lalu (2021). Wolio FC dan Gila Balap FC sukses menarik atensi besar penikmat bola futsal terbesar se-kecamatan Kambowa ini.

Partai yang dilakoni hari ini diprediksikan berlangsung alot dan keras, Gila balap FC yang puas di posisi kedua tahun gelaran lalu, menyongsong misi 'balas dendam' pada tim Iwan (20) dkk. 

Tim Wolio FC berstatus juara bertahan juga tidak meninggalkan kans dan pencapaian raihan positif mereka di babak penyisihan.

Sejak menit-menit dimainkan, kedua tim sudah berbalas serangan, tensi yang ketat dan meninggi semakin meningkat mana kala Nur Dhani (42) sarangkan gol perdana pembuka untuk keunggulan Gila Balap. Tingginya tempo ini juga berimbas pada pengadil lapangan Suhardipo yang harus diganti keluar paska mengalami cedera pada kakinya akibat kontrol badan dalam mengawasi semua gerak-gerik yang serba cepat dari tim Wolio FC dan Gila Balap

Sempat dihentikan beberapa menit dan tetap dijaga dengan sangat profesional dari panitia, partai pembuka ini kembali menggelar, Wolio FC menyamakan kedudukan di 10 menit usai tertinggal 1 : 0 dari tim Kaweli. Iwan (20) sukses samakan kedudukan.

Di paruh pertama, penguasaan bola sedikit dikuasai dari Gila Balap FC, beragam sepakan spekulasi dan sundulan berbahaya dari Tayong (12) dan Nursaja (11) dimainkan secara aktif tim Gila Balap, keunggulan kedua untuk Gila Balap kembali terjadi, menit ke 17 Alimin (7) catatkan nama di papan skor. 

(Nur Dhani Gila Balap (Hijau) duel Wolio FC)

Suasana tersebut terbaca dari menejer Wolio FC, membuat jeda time out, sukses bangun strategi serangan balik untuk Tim eks jawara ini, penetrasi Alwan (4) lagi-lagi samakan kedudukan 2 : 2 untuk Wolio FC. Di penghujung laga, Nur Dani (42) Gila Balap FC ciptakan rentang skor terbuka, golnya di menit 20 tutup keunggulan 3 : 2 di paruh pertama.

Usai turun minum, Wolio FC masih kesulitan membuka serangan, peluang-peluang yang terbuka yang sering diciptakan pemain berjersey Putih Biru nampaknya tidak terjadi pada laga kali ini, Talo (12) perpanjang interval gol untuk keunggulan Gila Balap.

Di sisa 10 menit waktu berakhir, laga hidup mati memperebutkan slot 8 besar ini, Kevin (14) Wolio FC sukses ciptakan gol di menit ke 33, rapatnya dan gesitnya pemain nyaris membuka asa dan peluang tim ini untuk mengatasi serangan Gila Balap. Di menit 36 Nur Dhani jadi sumber kemalangan dari Gila Balap. Wolio FC harus tutup tarung tahun ini di posisi 16 besar. Skor 5 : 2 jadi misi balas dendam yang sukses untuk Gila Balap FC.

Partai Kedua

Bukan laga 16 besar kalau tidak lebih seru dari babak penyisihan, permainan tim Buton Utara desa Lahumoko, Trans FC versus Lampedonga FC desa Wagari kabupaten Buton memaksa dua kali lebih ekstra histeria penonton dan penikmat olahraga futsal yang sudah dilaksanakan ke sebelas kali ini.

Sejak dimainkan Lampedonga FC dengan Jersey Merah Putih ini terlihat sangat menguasai dan mengontrol penuh penguasaan bola, Getolnya Riki (77) dari Trans FC dianggap sebagai 'angin lewat' saja dari pemain-pemain lini belakang Lampedonga, bangun serangan tersebut juga sangat prematur dan tidak dapat dibaca dari rekan setimnya, hasilnya Trans FC jadi bulan-bulanan Lampedonga di paruh pertama.
(Lampedonga merah, kuasai babak pertama)


Cipong (17) jadi eksekutor utama untuk Lampedonga FC, di babak pertama namanya bercokol di menit ke 9 dan 16. Selain pemain berpostur tegap dan kokoh ini, Ridwan (98) jadi algojo kedua lengkapi skor 3 : 0 untuk jatuhnya Trans FC.

Sempat jomplang di babak pertama, diadili Suhartito sebagai wasit utama, dan Muchlas wasit kedua, laga babak kick off kedua, ternyata berbanding 180 derajat dengan paruh pertama partai penutup 16 besar hair ketiga ini.

Riki (77) jadi playmaker utama dan sumber tumpuan harapan anak-anak blasteran Jawa, kuatnya mental serang Riki sukses buat aksi Epic comeback tim berjersey putih hitam purple ini, namanya jadi satu primadona untuk pendukung mereka, menit 24 Riki sukses pecah telur, keunggulan Trans FC kembali menjadi-jadi, memanfaatkan silang yang matang dan terukur di pojok kanan sebelah timur arah Utara, Inal (5) gandakan keunggulan dari operan matang Riki.

Dewi Fortuna seperti memihak tim ini, hadiah pinalti menjadi sinyal manis ketiga untuk Trans FC, terkenal dengan sepakan keras, Inal (5) sukses eksekusi hadiah di kotak terlarang.

Skor 3 : 3 bertahan sampai babak waktu normal usai. Laga memperebutkan tiket 8 besar kembali dilanjutkan dengan tambahan waktu 2 X 5 menit. Di paruh pertama 5 menit awal, kedua tim masih tetap belum mengalah, nyaris dimainkan dengan adu penalti. Cipong (17). tutup kans dan aksi Epic comeback Trans FC.
(Trans FC dibekingi 2 pemain Lampedonga FC)


Skor 4: 3 ekstra time menutup laga ini.

Jangan lewatkan keseruan partai terakhir babak 16 besar besok, Minggu, 31 Juli 2022.

Penulis: Honayapto
Editor: Honayapto

Dokumentasi laga









Black Panther Tumbang di 16 Besar, Gantara Jaya Melenggang Mulus

(Doni Gantara Jaya FC lesakan sepakan keras)

(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)

Lagundi-CjSport. Seperti telah diprediksikan sebelumnya laga pembuka babak 16 besar Turnamen Futsal Liga Lagundi yang diselenggarakan pada Kamis, 28 Juli 2022 berlangsung seru dan dramatis.

Turun sama-sama berstatus tuan rumah dari kabupaten Buton Utara, Black Panther tim desa Pongkowulu melawan penuh tim 3 Basudara FC asuhan dari Andi yang juga kepala desa Lagundi, desa penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Bermain dengan dukungan penuh penonton setia, dan fanatik. 3 Basudara di babak awal bermain sangat terbuka dan santai. Pola serangan ini sangat efektif mengintimidasi permainan dari harimau hitam julukan tim berjersey hitam hijau desa Pongkowulu.

Tepat di menit ke 10,  Icalo pemain bernomor punggung 7 dari 3 Basudara jadi eksekutor perdana untuk kesuksesan awal tim perwakilan desa Lagundi ini. 1 : 0 iring pola permainan yang santai itu.

(Black Panther bangun serangan)

Tidak berhenti di situ, pola permainan yang tidak berkembang bagi Black Panther kembali menjadi bulan-bulanan, Ardan (26) nyaris gandakan keunggulan, penetrasi yang baik dari 3 Basudara kembali sukses torehkan nama Ancu (27) di papan skor di menit 18.

Sempat bermain dengan pola permainan yang tidak berkembang, Black Panther sukses bangunkan sorakan tim pendukungnya, manfaatkan umpan dari rekan setimnya, La Radin (12) sukses balas ketinggalan 2 : 0 dari tim lawannya. Menit ke 19 babak kick off pertama La Radin perkecil interval skor tersebut. 2 : 1 tutup laga pembuka.

Di babak kedua, tertinggal hanya selisih 1 gol dari tim3 Basudara, dan kembalinya performa tim, Arif (69) dan kawan-kawan menjadi kembali bersemangat untuk merebut tiket 8 besar, pola permainan tim harimau hitam kembali ke performa awal mereka menggasak tim-tim lain di babak penyisihan. Arif (69) samakan kedudukan 2 : 2 saat laga baru berjalan 2 menit. 

Kali ini mesin pemain sudah sama memanas, jual beli serangan terus terjadi, tackling, dan memotong serangan semakin membuat penonton menarik napas menyaksikan permainan yang terus menghipnotis mereka. Lagi-lagi naas untuk Black Panther posisi kejar mengejar kembali mulai terjadi 3 : 2 kembali diciptakan Ode Raja (3) di menit ke 27 untuk 3 Basudara FC.

(Icalo 7 3 Basudara sumber petaka Black Panther)

Bukan tim mantan juara, kalau tidak memberikan perlawanan sengit dari Black Panther, usai drama di depan jalan kiper 3 Basudara Jessy (76) lagi-lagi buka peluang yang sama, mendapat hadiah pinalti Jessy manfaatkan peluang emas tersebut, kedudukan 3 : 3 diupayakan dijaga untuk tetap jaga asa 8 besar, peluang emas itu terjadi di 2 menit laga berakhir.

Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih. Nyaris memasuki perpanjangan waktu, R. Icalo (7) jadi petaka untuk kemalangan Back Panther. Di sisa krusial waktu tersebut usai, skor tipis 4 : 3 sukses antar 3 Basudara FC jadi pemegang tiket 8 besar, dan kebalikan untuk terhentinya tim jago desa Pongkowulu Black Panther.

Partai Kedua

Sebagai partai penutup yang dimainkan pada pukul 15.30. WITA, Gantara Jaya FC dari desa Baluara melawan Super Family dari desa Tuangila Kabupaten Buton juga sukses ambil atensi dari penonton setia Turnamen Futsal Liga Lagundi.

Turun dengan dominasi pemain anak-anak remaja sekolah menengah atas, Gantara Jaya FC bermain konsisten dengan gaya bermain yang lincah dan gesit. Selain didampingi Kepala desa Baluara yang turut mendukung tim jagoan desanya ini, Gantara Jaya FC juga didukung dengan suporter yang selalu setia mendampingi tim berjersey hijau corak merah muda ini bermain.

Status di atas angin ini juga turut berefek pada performa tim, sejak peluit pertama ditiup, Gantara Jaya sudah sukses hajar Super Family dengan skor 1 : 0 di menit ke 7. Fisal (10) pemain muda yang diturunkan baru mengganti rekannya ini tunjukan perform gemilang. skor 1 : 0 tidak berubah sampai peluit panjang ditiup.

Tidak ingin dipecundangi anak-anak desa Baluara, Super Family FC juga terus berupaya melakukan penetrasi dan serangan mengepung untuk membuka ketertinggalan, namun kuatnya pertahanan lini belakang Gantara Doni (7) tak mampu dibongkar pemain Eka (21) yang terus berupaya mengejar ketertinggalan tipis itu.

Beberapa pemain Super Family juga berupaya merombak Serangan, namun seperti tidak mampu keluar dari tekanan tim desa Baluara ini. Parahnya Gantara Jaya kembali memperpanjang interval keunggulan tim mereka, 3 gol muncul subur di babak kedua untuk keunggulan Gantara Jaya.

(Super Family FC mencoba membuka serangan)

Tercatat pemain bernomor punggung 11 (Diman) sumbang 1 gol di menit ke 25, berselang 3 menit Andika (24) jadi afiliator ketiga manfaatkan gol bunuh diri, dan di menit ke 31 Ankea (44) jadi pencetak gol ke 4 untuk Gantara Jaya.

Sempat memberi perlawanan di menit ke 38 dengan ubah skor 0 menjadi 1. Harun (30) Super Family tutup laga 16 besar dengan kekalahan 4 : dari Gantara. Status ini antar Gantara Jaya melenggang mulus ke babak 8 besar dengan kemenangan penuh 4 : 1, dan menjadi pemegang tiket kedua babak 8 besar nanti.

Jangan lewatkan keseruan laga-laga babak 16 berikutnya.

Penulis: Honayapto

Editor: Honayapto 

'Perang' 16 Besar Siap Digelar Di Turnamen Futsal Liga Lagundi



(Kolase Laga Black Panther (hitam) Vs Gantara

(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)

Lagundi-CjSport. Setelah rehat yang cukup panjang selama 3 hari (Senin-Rabu), 25 -27 Juli 222. Laga tarung babak 16 besar siap kembali digelar pada esok, Kamis,28 Juli 2022 pukul 14.30 wita di lapangan sepakbola desa Lagundi Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara.

Gelaran Turnamen Futsal Akbar se kecamatan Kambowa yang melibatkan 36 tim peserta terbaik berbagai lintas Kabupaten & Kota; Buton Utara, Buton, Muna, dan Baubau yang dibuka secara resmi oleh bapak Wakil Bupati Buton Utara Komp.(purn) Ahali, S.H.,M.H. telah memainkan 64 laga seru yang dihelat selama 21 hari sejak Minggu, 03 Juli 2022 sampai dengan Minggu, 24 Juli 2022.

Dimeriahkan dan disaksikan ratusan pendukung berbagai tim tersebut setiap harinya, gelaran tarkam yang diinisiasi pemuda dan pemudi desa Lagundi ini sudah memasuki masa-masa puncak dan keseruaanya.

Melewati adu skill gocek bola, sepak silang yang terukur, strategi permainan, dan beragam drama di arena lapangan bola kecil ini, babak 16 besar akhirnya akan semakin menarik magnet masyarakat untuk kembali bersama untuk bereuforia menikmati olahraga ketahanan napas, dan skill gocek kulit bundar. 

16 tim tangguh dan terbaik akhirnya berhasil menyisihkan 20 tim lainnya di babak penyisihan yang berarti alarm jawara menjadi juara yang bertengger di puncak laga akan menjadi pusat perhatian yang dinanti-nantikan dalam gelaran yang dihelat kesebelas kalinya ini.

(Dok. Panitia; Jadwal laga 16 besar)

Adapun 16 tim tangguh yang siap tabur genderang perang tersebut didominasi dari Kabupaten Buton yaitu KT lawele dari desa Lawele,  Gila Balap dari Kaweli, Mandiri Jaya Kakenauwe, Lampedonga desa Wagari, PSS Kakenauwe, Super Family desa Tumada, dan Waondo Wolio untuk tim Wolio FC.

Sedangkan untuk perwakilan dari Kabupaten Buton Utara diikuti Selbar dari kelurahan Kambowa, Trans FC desa Lahumoko, Black Panther desa Pongkowulu, dan Gantara Jaya dari desa Baluara.

(Gantara Jaya Baluara 1 tim lolos 16 besar)

Sebagai tuan rumah, meski semua tim asli dari pemuda desa tersebut, tim-tim desa Lagundi telah gugur di babak penyisihan, meski demikian beberapa campuran pemain 'naturalisasi' pemain dari Muna dan Baubau turut memeriahkan gelaran ini atas nama tim desa Lagundi, tercatat Napoleon FC, 3 Basudara FC, dan Persela FC mengambil bagian dari 'perang' olahraga ini.

Sebagai informasi laga perang 16 besar ini akan digelar selama 4 hari yang akan dimainkan dalam 2 partai melibatkan tarung 4 tim jago, berikut ini jadwal 16 besar yang resmi dihelat besok.

Kamis, 28 Juli 2022 pukul 14.30.3 Basudara FC Black Panther, partai kedua Gantara Jaya FC vs Super Family FC.

Jumat, 29 Juli 2022 partai pertama Mandiri Jaya FC vs Selbar FC, dan partai kedua mulai pukul 15.40 Napoleon FC vs Lowbet FC .

Sabtu, 30 Juli 2022 Gila Balap FC vs Waondo Wolio, dan Lampedonga FC vs Trans FC. Dan

Minggu, 31 Juli 2022 partai pertama dilakukan KT Lawele FC vs PSS Kakenauwe dan partai terakhir Persela FC vs Tobar FC.

(Ibrahim (putih) Mantales Vs Tobat)

Perang 16 besar ini adalah laga tarung hidup dan mati bagi 16 jawara masing-masing grup ini, yang tentu saja semua kekuatan dan strategi akan sangat maksimal dikeluarkan.

Jangan lewatkan keseruan gelaran akbar ini.



Dokumentasi babak penyisihan









Mantapkan Pembelajaran, SMPN 1 Kambowa Lakukan Pemilu

(Poster Tahapan Pemilos)

(Artikel ditulis sebagai dokumentasi kegiatan dengan fokus tema pendidikan untuk kemajuan bangsa)

 Cj-news. Memasuki tahun ajaran baru T.P. 2022/2023 SMPN 1 Kambowa juga kembali menyesuaikan dengan kurikulum sekolahnya.

Kegiatan Awal Belajar Mengajar di sekolah ini sesuai kalender akademik kabupaten Buton Utara dimulai dengan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) untuk siswa baru dan kemudian diteruskan dengan pemantapan pembelajaran organisasi dengan melengkapi semua struktur kelas dan perangkat OSIS sebagai satu-satunya organisasi resmi siswa yang diakui oleh pemerintah.

Langkah pertama yang dilakukan adalah membentuk panitia pemilihan OSIS (Pemilos) dari unsur keterwakilan kelas atau yang biasa disingkat MPK yang juga dibentuk awal karena sisa masa kepengurusan majelis tertinggi siswa tersebut hanya 1 tahun saja.

Dengan demikian, diwakili 6 MPK yaitu La Ode Farel MPK 7 B, Anugrah MPK 7 A, Muhammad Revan Pratama MPK 8 B, Elfiana B. MPK 8 A, Naila Nurul Edi MPK 9 A, dan Muhammad Giston R. MPK 9 B yang dipilih secara musyawarah mufakat ini kemudian secara ex officio juga menjadi struktur panitia Pemilos yang dilaksanakan pada hari ini, Sabtu, 23 Juli 2022.

(Anggota MPK ex officio Panitia Pemilos)

Di bawah bimbingan para guru yang juga menjadi Majelis Pembimbing OSIS (MPO) ke- enam peserta didik ini berhasil menyelenggarakan tahapan pemilu di kalangan peserta didik sekolah pimpinan Syaharula, S.Ag.,Gr. guna mendapatkan pemimpin tertinggi mereka yang juga masa kepengurusan berakhir pada tahun ini.

Tahapan yang mulai berjalan pada Rabu, 20 Juli sampai dengan hari H. Pemilihan sukses diikuti 123 siswa atau 79,87% partisipasi pesta demokrasi peserta didik sekolah menengah ini.

(Paparan Visi-Misi Calon ketua OSIS)

Penetapan daftar pemilih tetap, penerimaan pendaftaran bakal calon, penentuan resmi calon, paparan visi misi, sampai hari pemilihan sukses dilakukan.

Dilakukan di ruang kelas 7 A, diketuai Muhammad Giston R. Asrul Abas resmi jadi mitrautama atau ketua OSIS terpilih periode 2022/2023 dengan perolehan suara 76, unggul dari 5 lawannya yang masing-masing dengan suara berikut:

Asrul Abas kelas 8 A 76 suara

Muhammad Amirul 8 B 33 suara

Adelia 8 B 6 suara

Ardin 7 B 5 suara

Zalni 7 A 3 suara

(Suasana Pemungutan Suara)

Dari total pemilih 154 siswa sebanyak 31 siswa atau 20,13% tidak ikut berpartisipasi.

Ditemui di tempat kerjanya, wakil kepala sekolah urusan kesiswaan Honayapto mengatakan kegiatan ini sebagai ujud nyata implementasi pengajaran berorganisasi pada peserta didik.

"Kami ingin dari awal mengenalkan konsep berorganisasi kepada peserta didik, OSIS ini adalah organisasi yang secara resmi diakui oleh pemerintah dan wajib untuk mendapatkan pembinaan, sehingga tujuan berbangsa dan bernegara sebagai salah satu tujuan OSIS dapat benar-benar terjadi, kita mulai pelan-pelan'.

Saat dipantau dalam proses penghitungan suara, semua digerakkan dan diatur penuh oleh para panitia Pemilos yang notabene dari peserta didik itu sendiri.

(Hasil pemungutan Suara)

"Kami sangat mendukung kegiatan ini, ini juga adalah bagian dari pembelajaran, insya Allah kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk sekolah dan untuk anak-anak tetap kami dukung, kami akan Kolaborasi dengan anak-anak untuk sekolah yang lebih baik.". Tutup Syaharula, pimpinan tertinggi sekolah tersebut.

Sebelum menutup pimpinan sekolah juga turut memberi apresiasi pada pengurus OSIS sebelumnya atas beragam kegiatan yang sukses dilakukan seperti Perjusami, Pekan Olahraga Seni, dan kegiatan siswa lain di dalam sekolah.

Sukses untuk OSIS SMPN 1 Kambowa

Sukses SMPN 1 Kambowa

Penulis: Honayapto

Editor: Honayapto


Dokumentasi kegiatan Pemilos















Serial Perjalanan di Pulau Dewata BALI-NEGERI PUPUTAN

  Keseruan menjelajahi bali dapat dilihat di sini: https://drive.google.com/file/d/1LVGH5MW76M-FzwwkqTx4QzIIslLigGiw/view?usp=sharing