Sejak menjadi pelajar di tingkat menengah pertama dan bahkan sampai dengan menyandang gelar magister, kedisiplinan, selalu tercermin dalam bentuk interaksi saya.
Saya selalu berupaya untuk melaksanakan sesuatu sesuai dengan waktu yang diberikan, ketika masih menjadi pelajar baik di tingkat dasar maupun menengah, hadir di sekolah tepat waktu adalah hal wajib yang saya lakukan, kebiasaan tersebut berlanjut di tingkat yang lebih tinggi, beragam gelaran kegiatan di luar organisasi kampus maupun di luar kampus saya upayakan dapat dilakukan sesuai jadwal, misal dimulai dari pertemuan perencanaan kegiatan, pelaksanaan tugas-tugas dari divisi yang diberikan, hari pelaksanaan kegiatan, sampai dengan evaluasi kerja.
Kedisiplinan tersebut berjalan beringan dengan konsistensi dan kerja keras, saya percaya konsistensi dan kerja keras adalah sikap penentu dan dapat terlihatnya kapasitas seseorang, konsisten dan kerja keras merefleksikan sejauh mana saya mampu menunjukkan kekuatan untuk melakukan sesuatu dengan tepat dan bersungguh-sungguh dan berkelanjutan.
Sehingga usai akhir studi pada tahun 2017, dua tahun setelahnya di tahun 2019 saya turut mengambil peran menjadi bagian dari keluarga besar abdi negara, menjadi pegawai negeri sipil dengan tugas sebagai seorang guru mata pelajaran bahasa Inggris, tahun tersebut adalah perwujudan nyata hasil sikap disiplin, konsistensi, dan kerja keras yang selama ini saya miliki.
Saya percaya dan meyakini ketiga poin di atas adalah kekuatan saya dalam menghadapai segala sesuatunya.
Sampai saat ini, upaya reformasi birokrasi dengan upaya perwujudan ASN yang berkualitas, berakhlak, dan berorientasi pada pelayanan publik dapat terus saya upayakan terwujud dalam diri saya.
Sebagai seorang guru, mengajar, mendidik, melatih, membina, harus saya mulai dari diri saya sendiri, menunjukkan sikap disiplin, dengan mewujudkan nilai-nilai dasar seorang aparatur sipil negara kepada peserta didik saya akan sangat berkontribusi terhadap penguatan karakter peserta didik saya sebagai generasi di masa depan, hal ini akan memberi dampak yang sangat besar di masa-masa mendatang.
Dominasi ketiga poin di atas menjadi satu alasan saya dapat turut berperan lebih besar dengan berkesempatan mendapatkan pendidikan yang lebih komprehensif. Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan itu jika diberi kesempatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar