1 Orang Staf Purnabakti, SMPN 1 Kambowa Beri Apresiasi

(Pose bersama, tengah batik biru Pak La Paudu)

Humas-SMPN 1 Kambowa.(20/01/2024). Hari Sabtu, 20 Januari 2024 akan menjadi hari yang berkesan bagi La Paudu, bagaimana tidak, lelaki paruh baya ini baru saja pensiun dari pekerjaannya sebagai ASN PNS staf Tata Usaha di SMPN 1 Kambowa.

Memasuki masa purnabakti efektif pada 31 Desember 2023, SMPN 1 Kambowa baru sempat mengadakan kegiatan syukuran sekaligus pelepasan salah satu stafnya. Kegiatan yang diinisiasi Kepala SMPN 1 Kambowa ini seharusnya dijadwalkan pada masa pensiun, namun karena banyak kegiatan sekolah, kegiatan baru terlaksana 20 hari sejak beliau menerima SK pensiun.

Syaharula, S.Ag.Gr lelaki yang menuntaskan pendidikan agama di STAIN Kendari, yang berperan sebagai pimpinan sekolah tingkat menengah pertama paling Selatan Buton ini menekankan betapa pentingnya proses penghargaan atas segala bentuk dedikasi yang dilakukan seorang terhadap negara.

"Maka, hari ini menjadi momentum pengingat kita bersama, bahwa segala perlu dberi apresiasi, dihargai, dan disyukuri atas segala peran dan tugas yang diemban, hari ini kita melepas sekaligus kita memberikan penghargaan atas dedikasi salah satu orang pegawai, sebagai senior kita yang telah memasuki masa pensiun, sehingga kalau bukan kita yang memberi apresiasi, siapa lagi, kita yang berbuat baik, maka kita juga yang akan merasakan imbal balik kebaikan tersebut." Tutur panjang lebar pimpinan sekolah ini saat memberikan sambutan pada acara syukuran purnabakti ini.

Terbukti, setelah semua proses kegiatan sekolah disesuaikan, kekompakan semua stakeholder SMPN 1 Kambowa terbukti dengan suksesnya acara syukuran yang dipersiapkan mulai dari segi pendanaan, pengelolaan pembagian tugas, sampai dengan kegiatan acara yang paripurna dilaksanakan.

Sebagai yang diistimewakan hari ini, rasa syukur dan ucapan terima kasih juga permohonan maaf diberikan pak La Paudu kepada semua rekan kerja yang mengapresiasi atas kinerja yang dilakukannya.

"Saya merasa dimuliakan, masa kerja 20 tahun, dan efektif berdinas di SMPN 1 Kambowa sejak tahun 2015 sampai dengan 2023 saya mohonkan maaf dan ucapan terima kasih atas segala perbuatan dan perkataan kami". Jelasnya.

Kegiatan yang dihadiri semua guru dan staf TU berlangsung meriah, dan hikmat, serta penuh kebersamaan yang ditutup dengan sesi foto bersama dan sekaligus penyerahan cenderamata 'seadanya' dari sekolah kepada yang pensiun. Dimulai dengan sumbang suara oleh anak-anak SMPN 1 Kambowa kegiatan diakhiri dengan acara bersih-bersih paska kegiatan membakar ikan, ayam, memasak sayuran dan minuman dingin.

"Pengabdian itu tetap akan bernilai, kuatkan rasa ikhlas, sabar, dan teguh berjuang, Insya Allah kita akan mendapatkan hasil terbaik". Ucap salah satu guru senior, pak Amiruddin saat mendapat kesempatan berbagi pesan dan kesan.

Sukses dan terus berkarya pak La Paudu.

Dokumentasi kegiatan.
































Jalan Pulang, Sabda Nabi, dan Suspek Impetigo Krustosa



Sebenarnya saya sangat capek, secapek apapun saya selama tidak ada reaksi berupa sakit bagian belakang yang direspon oleh tubuh terhadap aktivitas yang dilakukan, maka itu berarti tubuh saya tidak capek. Hanya otaknya yang capek.

Tapi kali ini sakit bagian belakang, berarti itu alarm, otak saya bekerja dua kali lipat, tubuh saja juga ekstrim beraktivitas. Maka fiks saya capek.

Ya... setelah tanggal 4 Januari lalu, KM Lambelu kembali menjadi kapal pembuka dan penutup serial perjalanan liburan saya menjelajahi sedikit kepingan-kepingan keindahan dan kesyahduan kabut alam Malino dari kabupaten Gowa dan eksplorasi purba jurrasic Park Ala kabupaten Maros, serta kemeriahan pesta kembang yang berpendar-pendar di depan Hotel Kenari Pantai tempat penginapan saya menghabiskan malam pergantian tahun di kota Makassar.

Saya pulang dan kembali menjejakkan kaki di tanah La Karambau salah satu Sultan Buton yang telah diangkat presiden Joko Widodo menjadi pahlawan Nasional, pulau Buton, pulau tempat air darah lahir menggenang, tempat awal mula titik-titik perjalanan kisah hidup dimulai.

Tanggal 5 saya langsung melaksanakan tugas, dengan sedikit menyesal dan merasa berdosa setelah 3 hari absen menjalankan tugas negara.

Hari ini 11 Januari, setelah 5 hari beristirahat dari perjalanan panjang, aktivitas kecil dari rumah dan sekolah tidaklah terlalu memaksa stamina bekerja keras, kegiatan dalam skala kecil ini juga sebagai bentuk penghematan dari segala aktivitas yang berpotensi mengeluarkan duit, setelah kurang lebih 13 hari berlibur tahun baru dan liburan semester ganjil, saya habis 8,7 juta rata-rata 700ribuan per hari habis, bagi yang lain kecil, namun ukuran saya ini besar, tapi mengingat ini adalah supporting system dari Prinsip YOLO dan hasil evaluasi dari harga di atas sepadan dengan pengalamannya, bahasa akhirnya adalah "It is okay, because everything is worth it'. Sepadan.

Ternyata rencana tinggal rencana, setelah pulang ibunya ternyata sakit menderita bisul, setelah itu di sebelah rumah, Arayatul Juang,  ponakan kecil yang nama 'Juang' di belakangnya dihapus oleh bapaknya, juga menderita sakit. 

Ruam-ruam, bercak-bercak merah, dan berlendir merah diderita anak kecil berumur 3 tahun ini, saya terpaksa tidak bisa tinggal diam. 

Inilah saya, saya selalu memiliki hati yang 'lembek' tidak tahan melihat orang kesusahan, makanya kenapa, saya selalu berlakon menjadi guru yang 'jahat sok bijaksana', saya seperti terdoktrin teori stratifikasi sosial oleh Karl Max, bahwa dalam kelompok masyarakat kita ada tatanan kelompok sosial tertentu yang dibagi sesuai dengan peran masing-masing, ada kelompok Borjuis dan kelompok Proletariat, etnis manusia dalam kelompok bawah karena hasil dari penindasan satu kelompok tertentu.

Tapi saya tidak membawa kesana, yang saya inginkan tekankan adalah ayo menjadi kaum yang Borjuis namun berperikemanusiaan. Keponakan saya terdiagnosis Impetigo Krustosa, ini adalah infeksi kulit yang radangnya tidak separah Impetigo Bulosa, di laman 'Alodoc' artikel kesehatan terbitan 12 April 2022 yang ditela'ah dr.Pittara disebutkan bahwa ini adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri dengan beragam potensi penularan dari kondisi lingkungan yang kotor, luka, dan atau terpapar dari Suspek lainnya.

Memang terang, setelah didiagnosis dari dokter faskes pertama, ponakan saya harus dirujuk ke faskes tingkat lanjutan ke Rumah Sakit. Infeksi kulit dengan peradangan paling parah di area muka sudah sangat mengganggu, dan memang infeksi ini lazim diterima anak-anak di rentang usia 2-5 tahun begitu informasi yang terpampang dalam laman internet ini.

Siloam Hospital Baubau akhirnya menjadi kota yang harus kembali saya dikunjungi dalam fase istirahat di kampung ini. Mau tidak mau, duit juga harus keluar, proses istirahat dan saving money buyar. 

Inilah alasan Borjuis berperikemanusiaan yang ditekankan tadi. Uang....uang...uang adalah hal mutlak yang harus dikuasi oleh kita semua. Bila perlu semua harus menjadi kaya. Semua siswa saya harus pandai, hebat,  dan di masa depan harus menjadi kaum Borjuis.

Karena tanpa ada uang, hati saya lemah, melihat anak-anak kecil yang bertebaran menjajakan kantungan-kantungan kacang goreng yang tidak seberapa harganya di perempatan lampu merah, para adik-adik yang rela berpanas-panasan dalam kostum Boneka badut yang menjajakan hiburan bergoyang lucu.

Atau para lansia-lansia yang mau tak mau harus menarik becak, gerobak mengangkat karung-karung barang yang kalau diberi upahpun tidak selaras dengan literan keringat mereka. Saya selalu memimpikan hal-hal besar, seandainya saya memiliki banyak uang, saya mungkin bisa berkontribusi membantu mereka.

Maka anak-anak didik saya menjadi, tempat penekanan dalam konsep tadi itu. Jangankan anak-anak dan lansia tadi. Ini ponakan saya, tak ada artinya uang dalam kamus kehidupan saya. Mereka bukan orang lain, mereka adalah saya.

Jadi setelah beberes tugas dari pimpinan sekolah, saya luangkan waktu di tanggal 10 sore dan ambil izin di tanggal 11, saya, ibu ponakan saya, ponakan penderita berhasil setidaknya mengatasi penyakit kulit tadi. Korengan yang mengeras dilembekkan dengan cairan NHCL, kemudian satu persatu dicabut dan dibersihkan. Memang sakit, tapi itu resiko.

Saya membatin bagaimana kalau tidak ada uang, tidak ada akses untuk saling bantu membantu. Kita akan kehilangan hal yang paling berharga dalam hidup, bahkan dengan menyesalinya seumur hidup tidak akan menebus apa-apa.

Bukankah nabi pernah berkata menyelamatkan satu nyawa manusia seakan-akan kita menyelamatkan nyawa seluruh umat manusia. Betapa dahsyatnya sabda dari manusia pilihan ini.

Ini adalah oase yang melengkapi dari hasrat besar saya tadi. Jika semua orang memiliki pemahaman yang sama, betapa indahnya saat kita bisa saling membantu dalam kesusahan, bergembira dalam kebaikan, mendukung dalam kesenangan. Maka saat kita pulang ada satu prasasti dan legasi yang telah kita tanamkan dengan kuat.

Bahwa jalan pulang kita telah indah, dan seindah-seindahnya dan sejauh-jauhnya perjalanan jalan pulang adalah tujuan terakhir kita. Pulang adalah kalimat paling syahdu dalam kamus petualangan.

Hari ini, saya menembak 3 burung dengan satu peluru, menemukan Jalan pulang, mengingat sabda nabi, dan membantu manusia.

Oh... Tuhan, kasihmu teramat indah.

Disdik Buton Utara, Gelar Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Kambowa, Ratusan Guru Hadir

(Kadisdik Buton Utara saat memberi penguatan)

Humas-SMPN 1 Kambowa(13/1/24). Sesuai surat pemberitahuan No.400.3.3.7/1171 tertanggal 28 Desember 2023 yang ditandatangani langsung kepala dinas pendidikan kabupaten Buton Utara, tim dinas pendidikan menggelar rapat koordinasi Evaluasi Progam Kerja Tahun 2023 dan perencanaan Program Kerja Tahun 2024.

Kegiatan yang dilakukan di setiap kecamatan ini, akhirnya mendapat giliran untuk dilaksanakan di kecamatan Kambowa, pada Sabtu, 13 Januari 2024 bertempat di SMPN 1 Kambowa desa Konde kecamatan Kambowa kabupaten Buton Utara.

Setelah sebelumnya kegiatan pembinaan terpadu dilakukan di kecamatan Kulisusu Utara, Wakorumba Utara, Kulisusu Barat, Bonegunu, dan kemudian akan berakhir dilaksanakan di kecamatan Kulisusu pada 25 Januari 2024 mendatang sesuai surat pemberitahuan awal dan revisi perubahan jadwal seperti yang tertera pada surat nomor 400.3.3.7/001 tanggal 2 Januari 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan tingkat kecamatan Kambowa secara terpadu dipusatkan di SMPN 1 Kambowa. Semua guru dan staf baik ASN PNS, PPPK, dan Tenaga 'honorer' pendidik, tercatat kurang lebih 230 guru mengikuti kegiatan ini secara antusias.

Jumlah peserta tersebut dari seluruh jenjang pendidikan dari level TK PAUD, SD dan SMP, total 25 sekolah yang terdiri dari 10 TK-PAUD, 10 SD, dan 5 SMP terkoordinasi dengan baik dari semua pimpinan instansi ini, terbukti dari antusias peserta ikut serta dan aktif mendengarkan arahan dari tim dinas pendidikan.

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan langsung bapak Drs. Kusman Surya, M.A.P. didampingi Kepala Bidang Dikdasmen Pak Sarudin, S.Pd, Koordinator Pengawas Dikdasmen Buton Utara bapak La Ode Tasmin, M.A.P bersama Tim, serta Kabid PAUD, dan semua tamu rombongan Dinas Pendidikan banyak pencerahan pendidikan dan penguatan yang dilakukan orang nomor satu di bidang pendidikan Kabupaten Buton Utara ini.

Kepala dinas pendidikan, menaruh harapan besar kepada seluruh guru baik yang berstatus ASN maupun non ASN untuk merefleksikan terkait apa yang telah dilakukan, sudah dan akan dilakukan terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai aparatur sipil negara yang berprofesi sebagai Tenaga pendidik.

Selain itu, penguatan terhadap tantangan teknologi yang juga terus moncer di bidang pendidikan perlu diwaspadai dan dijawab oleh para guru dengan turut aktif belajar bersama melalui Program pemerintah seperti Guru Penggerak, Pengajar Praktik, dan penguatan kompetensi melalui komunitas-komunitas belajar yang wajib dibentuk di semua level sekolah, serta penguatan pada implementasi Kurikulum Merdeka.

Selain itu, lelaki yang selalu ramah dan murah senyum ini juga, memberikan penguatan kepada para tenaga pendidik yang masih berjuang dalam proses menjadi ASN PNS atau P3K agar benar-benar dapat memanfaatkan semua peluang-peluang emas terkait dengan perekrutan pegawai oleh negara dengan betul-betul belajar sebagai guru yang hakikatnya sebagai pembelajar sepanjang hayat.

Kegiatan yang dilakukan dari pukul 09.00-12.00 Wita siang ini juga dihadiri oleh Bunda PAUD Buton Utara ibu Dra.H. Muniarti M. Ridwan Zakaria, dan turut didampingi Camat kambowa dalam kesempatan tersebut, ibu yang menjadi pamong utama kesejahteraan ibu dan anak Kabupaten Buton Utara berbagi harapan dan peran maksimal dari para guru TK PAUD secara khusus dan seluruh peserta secara umum.

Penekanan pada pendidikan awal dan sejati yang dimulai dari keluarga, peran yang seimbang antara ayah dan ibu, pencegahan stunting dengan pola dan ragam hidup sehat, serta penguatan peran-peran ibu terkasih para Bunda PAUD yang bergerak di taman kanak-kanak ini betul-betul diharapkan dapat menjadi bekal utama kesiapan penyiapan generasi emas Indonesia khususnya di kabupaten Buton Utara.

Kegiatan yang ditutup dengan apresiasi atas dedikasi penuh dan aktif dari 2 orang guru di kecamatan Kambowa yang telah purnabakti yaitu Wasiun, S.Pd dan La Sinawi, S.Pd diarahkan langsung Kepala Dinas Pendidikan, penunjukkan Pelaksana Tugas baru dari salah satu sekolah yang kosong pimpinannya ini juga dilaksanakan secara simbolis kepada ibu Nurida, S.Pd sebagai Plt Kepala Sekolah SMPN 2 Kambowa.

Para peserta merasakan manfaat lain dengan kuatnya semangat berkolaborasi serta makin kokohnya rasa persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tingkat kecamatan Kambowa tahun 2024.

Semoga pendidikan Kabupaten Buton Utara makin berjaya. (red).

Dokumentasi kegiatan 
































Serial Perjalanan di Pulau Dewata BALI-NEGERI PUPUTAN

  Keseruan menjelajahi bali dapat dilihat di sini: https://drive.google.com/file/d/1LVGH5MW76M-FzwwkqTx4QzIIslLigGiw/view?usp=sharing