(Artikel ini ditulis sebagai serial untuk mengisi ruang-ruang kemeriahan gelaran Turnamen Futsal Liga Lagundi ke-11)
Lagundi-CjSport. Partai penutup 8 besar yang mempertandingkan Lampedonga FC dari desa Wagari Kabupaten Buton lawan Persela FC desa Lagundi kabupaten Buton Utara berlangsung dengan sangat seru.
Sejak dimainkan di menit-menit awal, Persela FC catatkan tim tercepat memasukkan gol di babak 8 besar, Marman (12) menjadi eksekutor pembuka keunggulan tim berjersey dominasi putih corak ungu di lengannya tepat di menit ke 2 laga berjalan.
Lampedonga sebagai tim yang juga berhasil mengkandaskan banyak tim jago di grup babak penyisihan dan babak 16 besar tidak ingin turun membawa nama saja, selang 1 menit di menit ke 3, Apang (10) pemain berpostur tinggi kecil sukses balas 1 : 1.
(Salif Ode 11 beri sepakan keras ke Lampedonga)
Kejar-kejaran dan saling beri serangan sangat intens terjadi, Salif (11) dan Kaher Sane (4) jadi bomber utama Persela di lini depan, meski mencoba beberapa kali melakukan sepakan spekulatif dan upaya mereka membongkar ketatnya pressure Lampedonga, usaha Duos ini sia-sia. Keadaan berbalik, Lampedonga FC melalui Cipong (17) gacor utama mereka sukses balik keadaan di menit ke 12, masuknya Ridwan (98) juga memberikan aura positif untuk tim Wagari ini, tim Lampedonga kembali perjauh skor menjadi 3 : 1 usai pemain dengan ciri khas memakai bando ini tambah keunggulan timnya di menit 15.
Meski terjadi beberapa kali foul, dan upaya menyamakan kedudukan dari Persela, skor 3 : 0 tetap bertahan sampai wasit Suhartito menutup kick off pertama.
Di paruh kedua, pertandingan yang dimainkan sore awal ini, dengan terik matahari yang cukup silau tak cukup untuk mematahkan semangat on fire dari kedua tim. Seperti de Javu, Kaher Sane (4) kembali perkecil ketertinggalan timnya dari tim tamu, menit ke 32 Skor 3 : 2 memperpendek interval dari Lampedonga.
Kali ini, situasi di babak pertama kembali terulang lagi, Cipong (17) kembali perjauh skor, 2 menit paska disamakan kedudukan Lampedonga kembali di atas angin.
Terus memberikan perlawanan, Ansar (29) dan 17 serta Marman (12) tak beri efek yang berarti untuk ketangkasan Lampedonga dengan Jersey bertuah mereka merah putih.
2 menit laga akan berakhir, menit 38 jadi petaka terakhir untuk Persela, Apang (10) lagi-lagi jadi jagal kematian untuk tim dari Lagundi ini. Skor 5 : 2 jadikan Tim Lampedonga amankan tempat ketiga posisi 4 besar di gelaran ke sebelas ajang bola futsal terbesar se-kecamatan Kambowa itu.
Partai Kedua
Sebagai penutup di babak 8 besar yang dimainkan pada hari Jumat, 5 Agustus 2022 ini pukul 16.15 Wita ini, Gila Balap FC turun menggila melawan PSS Kakenauwe.
Turun tampil percaya diri usai membenamkan perlawanan Wolio FC tim jawara tahun 2021, Gila Balap FC sangat menguasai permainan, Talo (12) jadi eksekutor pertama di menit ke 5 laga awal berjalan.
Menit ke 10 keunggulan untuk Gila Balap kembali bertambah, Almin (7) gandakan keunggulan tim dari kelurahan Wakangka ini, satu menit usai bola tengah dimainkan dari PSS Kakenauwe Gila Balap kembali menggila skor 3 : 0 kembali ditambahkan Bambang (19).
Memang, PSS Kakenauwe juga turut bermain dan saling getol memberi serangan, Arman (37) jago PSS Kakenauwe tidak mampu berkutik banyak dihadang para pemain dari Gila Balap, pemain yang sukses jadi pencetak gol terbanyak di babak 16 besar, dan antar tim ke 8 besar melalui kaki keramatnya, nyatanya tak mampu berbuat banyak di laga ini.
Skor 3 : 0 jadi penutup laga babak kick off pertama.
Usai turun minum, PSS Kakenauwe sedikit memberi tekanan, misi mereka menerobos link belakang Gila Balap sangat gencar dilakukan, Isal (17), pemain 26, dan Indra sesekali menyulitkan pergerakan Gila Balap, namun bukan tim tangguh yang tumbangkan juara bertahan, jika Gila Balap tidak kenyang dengan asam garam liga Lagundi tersebut.
Nur Dhani (42) ciamik kembali beri kontribusi timnya untuk perpendek tiket ke 4 besar, menit ke 35 jadi menit namanya numpang di papan skor, tidak ingin malu di hadapan penonton yang antusias penuh mendukung mereka. PSS Kakenauwe pecah telur usai mendapat Hadiah pinalti di menit ke 38, Mame (13) sukses ubah nol jadi 1.
Sampai peluit panjang dibunyikan wasit Muchlas yang bertindak sebagai pengadil utama hari ini. Skor 4 : 1 jadikan Gila Balap kembali jadi finalis terakhir di tempat 4 besar, dan pastikan memberi kejutan bermain terbaik mereka melawan Mandiri Jaya di babak semifinal.
Sebagai informasi, laga semifinal akan dimainkan pada Minggu, 7 Agustus 2022 dan laga pamungkas final pada Selasa, 9 Agustus 2022, yang juga akan turut dimeriahkan penampilan seni tari tradisional modern dan giat seni bela diri kolaborasi pemuda pemudi Karang Taruna Sangia Jaya desa Lagundi, dengan dilanjutkan malam ramah tamah dilanjutkan gala dinner atau makan malam bersama semua tim peserta yang bertanding dari penganan yang siap disajikan masyarakat desa Lagundi.
Jangan lewatkan keseruan gelaran semifinal ini.
Penulis: Honayapto
Editor: Honayapto
Dokumentasi:















Tidak ada komentar:
Posting Komentar