Alpha

 Alpha

(Sumber foto: Movies.ch)


Oleh: Honayapto


Dalam beberapa jam lagi tahun 2021 akan segera berakhir, orang-orang akan mulai membuka lembar baru, tahun 2022. Tahun yang akan disambut dengan berbagai resolusi dan harapan-harapan yang lebih baik, dan semangat optimis yang terbarukan. 


Kita berefleksi dengan hitungan detik di masa lalu, peristiwa-peristiwa yang menyenangkan, perjuangan keras, hubungan yang sulit, dan kepayahan yang tidak berkesudahan. 


Ada banyak hal yang berharga yang diperoleh di masa lalu, pelajaran yang semakin mendewasakan berpikir, tantangan hidup yang terus-terus tanpa berakhir, hingga sampailah kita pada seabrek keinginan untuk menjadi lebih baik dari masa lalu "There is always a hope in the future".


Tanpa kita sadari, ritus kehidupan kita terus berjalan seperti itu, lagi dan lagi. 

 

Dalam suasana libur dan memanfaatkan imbauan-imbaun pemerintah untuk tidak kemana-mana saat ini, menonton film menjadi satu-satunya pilihan yang tepat menghabiskan waktu liburan dan mengikuti arahan tersebut.


Saya mulai membuka laptop usang saya, teman setia tahunan yang menyimpan jejak memori yang selalu menyedot saya masuk dalam ruang-ruang waktu.


Alpha, menjadi film yang selalu membuat saya menahan napas dan serasa berada dalam ruang-ruang hampa, sunyi dan tak ada orang lain. 


Film ini memang mengambil latar 2.000 tahunan,  sebelum zaman es berakhir, putih, dingin, dan air-air danau yang membeku, harmoni dalam citra konstruktsi otak orang-orang tropis, yang mungkin hanya berlaku kepada diri saya. 


Albert Hughes dkk sang sutradara memang layak, untuk disanjung dan diberi apresiasi atas ciamiknya film ini. 


Kisah dibuka dengan alur flashback, penonton harus mundur beberapa pekan sebelum kegiatan seruduk hewan liar nan besar;Bison, di bibir tebing gersang dimulai.


Bintang utama Keda yang dibintangi aktor muda Kodi Smit-Mcphee berhasil membuat kita merasakan ketegangan dalam berbagai scene, bagaimana dia menjalani berbagai tantangan-tantangan kehidupan.


Saat ia mulai dipercaya sang kepala suku yang juga menjadi ayahnya, menjadi seorang Pemburu muda, dan untuk pertama kali, harus memperjuangkan arti kedewasaan yang sesungguhnya, meninggalkan kawanan, berburu makanan, menjelajah, dan menghidupi kawanan, sebuah tanggung jawab yang harus siap dipikul.


Peristiwa diseruduk bison, dan terpental jatuh terjungkal bebas, tertahan di gurun cadas dan pingsan, adalah aksi sinema yang lumayan membuat bulu kuduk bergidik ngeri, apakah ia akan patah tulang?, dan tentu saja mati. 


Namun roh leluhur masih terus menjaganya, hingga ia harus bertemu sekelompok gerombolan serigala yang di masa depan akan menjadi teman seperjuangan dalam menjalani kerasnya badai salju dan serangan harimau buas. 


Cara-cara survive, dengan meminum air kubangan kotor, membunuh kelinci, memakan mentah daging buruan, mengunyah licin cacing tanah, bertemu mayat yang membeku, bertemu badai salju dan terjebak dalam danau es yang baku, dan sinematografi suhu tubuh yang biru lebam keunguan, menjadi sangat esktrim akan bentuk-bentuk dalam cara bertahan hidup ini. 


Film ini ditutup dengan semburat lembah senja yang merona dengan hangat, siluet Alpha sang serigala dan Keda, serta anak-anaknya mengenyahkan rasa dingin yang sudah-sudah kita geluti.


Ia seperti percik-percik api hasil dari gosokan purba kayu bertemu kayu, dan api unggun dalam rumah-rumah pohon yang hangat, semua semakin hangat saat Keda dan kawanan berjalan bersama, tegap mengayuh tongkat, beriringan, membelakangi matahari dan semakin dewasa dalam lolongan sang Alpha. 


BELAJAR DARI JEJAK PERTAMA 


Film ini seperti memberi satu kuliah umum di penghujung tahun, senyaman apapun kehidupan atau sesukar apapun jejak keberadaan kita, semua dimulai dari satu langkah kecil.


Tidak akan ada yang bisa menebak masa depan, tidak akan ada yang tahu seperti apa masa depan, kita hanya diizinkan untuk berpikir dan berharap akan ramahnya suasana di depan, berharap yang baik-baik dan menguatkan dengan baik. 


Alpha seperti mengajarkan kita, bahwa tapak-tapak peradaban manusia sudah dilakoni jauh-jauh waktu dari masa kita berdiri saat ini 


Bahwa tantangan kita, akan selalu berulang dengan cerita-cerita yang sama, meski terbalut dengan pengalaman-pengalaman spritual yang berbeda, dan cara kita membaca setiap esens dari 'living value' yang diberikan.


Manusia dan setiap organisme kehidupan akan bertemu dengan hambatan dalam bentuk apapun itu, dan kemudian dia merespon dan membaca serta mempelajari setiap nilai-nilai yang diberikan.


Alpha mengajarkan kita membangun sebuah keberanian hati, percaya akan kemampuan diri sendiri, membangun kerjasama, harmonisasi dengan lingkungan semesta, dan pada akhirnya, kemampuan kita untuk menggunakan daya nalar, hati yang kokoh dan teduh serta ketaatan kita pada Tuhan pencipta kita. 


Semua tentang Alpha, semua tentang permulaan, semua tentang hal yang baru, yang akan dimulai dari lembar baru kita. 


Selamat menyambut hari baru di tahun yang baru, selamat membuka goresan awal kita. 


Goresan Alpha...... A (Aku siap menjadi orang yang baru yang berguna untuk sesama) 


Lagundi, 31 Desember 2021 Pukul 15.52 Wita


*Tulisan di 2019 yang diremake

Serahkan Hadiah Juara, Kepsek Ingatkan Siswa Menggali Potensi

 Serahkan Hadiah Juara, Kepsek Ingatkan Siswa Menggali Potensi


(Foto: Kepala sekolah serahkan piala juara 1 Futsal Porseni)


Konde (27/12/2021) Sesuai kebijakan pemerintah yang mengembalikan jadwal pelaksanaan pembelajaran sesuai kalender akademik masing-masing daerah, seperti yang tertuang dalam surat edaran nomor 32 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran menjelang Nataru untuk menghindari penyebaran Covid-19.

SMPN 1 Kambowa gelar acara penerimaan rapor semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 pada hari Senin, 27 Desember 2021 di halaman depan kantor SMPN 1 Kambowa.
(Juara 1 Futsal Porseni kelas 8 B bersama kepsek)


Kegiatan pemberian hasil belajar siswa selama 6 bulan atau satu semester tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan piala sebagai apresiasi dari hasil seluruh rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI).

Kepala sekolah di bagian paling Selatan kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara, Asrul Suleman, S.Pd. mengapresiasi seluruh kinerja dan giat keras dari peserta didik.
(Juara 2 Futsal Porseni kelas 9 A bersama pak Adrian)


"Saya sangat mengapresiasi semua usaha dan kerja keras anak-anakku sekalian, dalam menuntut ilmu baik secara akademik maupun non akademik, saya juga mengingatkan bahwa juara dan tidak juara adalah bukan akhir segalanya, yang terpenting adalah pengembangan sikap spiritual dan sosial, serta pengetahuan dan keterampilan menjadi hal mutlak dan positif siap untuk dikembangkan sebagai modal menjawab tantangan di masa depan.

Sekolah ini akan berupaya, semaksimal mungkin akan memfasilitasi peserta didik, kalau hobi belajar, silakan, kalau suka olahraga tingkatkan untuk kesuksesan kalian semua, intinya semua gali potensi apa yang diri kalian miliki". Tutur kepala sekolah muda ini, dalam pembukaan amanat penerimaan rapor.
(Pose Juara 1,2,3 kelas 7 A bersama Honayapto wali kelasnya)


Sebagai apresiasi semua juara satu, dua, dan tiga dari 2 jenis cabor olahraga Porseni yang dimainkan diberikan piala sebagai apresiasi dari Sekolah, kedepannya kegiatan ekstrakurikuler ini akan ditingkatkan.

"Kita upayakan kedepan kita sudah bisa mengundang sekolah lain untuk berpartisipasi, mudah-mudahan semua siswa sudah vaksin semua, biar kegiatan enak berjalan, dan sekolah bisa mendukung penuh". Ujar salah satu pembina Osis.

Sebagai agenda utama, hasil belajar umum secara akademis jawara pertama diraih Adin Rajab kelas 8 A dan masing-masing juara 2, dan 3 dipegang Srikandi kelas 8 B Iyen dan Mirna.

Sedangkan formasi juara-juara kelas 8 dan 9 pada semester ini juga memiliki banyak perubahan, ada beberapa siswa yang giat, sehingga dapat menjadi jawara, dan beberapa menurun, sehingga harus tersingkir dari kerasnya kompetisi, sebagai kelas baru, Kelas 7 A dan B mensyukuri hasil belajar yang dicapai dan siap evaluasi untuk semester berikutnya.

"Nilai bukan segala-galanya, utama adalah sikap saling menghargai dan menghormati itulah nilai juara sejati". Kata pak Adrian, guru di sekolah tersebut.

Daftar juara
Futsal Porseni
1. Kelas 8 B
2. Kelas 9 A
3. Kelas 8 A
4. Kelas 7 B


Bola Gotong Porseni
1. Kelas 9 B
2. Kelas 7 A
3. Kelas 9 A
4. Kelas 7 B

Daftar juara
Kelas 7 A
1. Elfiana Basir
2. Tiara
3. Ardinda Putri

Kelas 7 B
1. Adelia
2. Muhammad Revan Pratama
3. Vina

Kelas 8 A
1. Adin Rajab
2. Nur Hikmah Syawal
3. Nur Asni Magfirah


Kelas 8 B
1. Iyen
2. Mirna
3. Tri Nurfadila

Kelas 9 A
1. Fanisa
2. Hikma Elsya Sahupala
3. Dina sarmianti


Kelas 9 B
1. Sarmila Saadin
2. Rahmania Ramadan
3. Muhammad Adit Asis

Juara Umum
1. Adin Rajab
2. Iyen
3. Mirna

Kegiatan yang dilakukan di akhir tahun ini, juga diharapkan menjadi bentuk resolusi masing-masing, tidak hanya siswa namun juga pada guru-guru.

"Semoga tahun baru kedepan akan menjadi semangat baru, prestasi baru, semua juara". Harap semuanya.

Selamat.

Penulis: H.Y.












(Dokumentasi penyerahan apresiasi Akademis dan Porseni)






Kelas 8 dan 9 B Jawara Porseni Antar Kelas SMPN 1 Kambowa

Kelas 8 dan 9 B Jawara Porseni Antar Kelas SMPN 1 Kambowa
(Foto: Kelas 8 B Juara 1 Futsal Porseni)


Konde (24/12/2021). Usai gelaran pada hari ketiga babak semifinal yang diselenggarakan pada Kamis, 23 Desember 2021 untuk ajang olahraga Futsal yang mempertemukan kelas 8 A dan B, serta kelas 9 A dan 7 A.

Kini telah memasuki babak akhir, hasil akhir 8 : 0 dengan kekalahan telak kelas 8 A, mengantarkan 8 B jadi finalis posisi 1 atau 2.

Skor jomplang juga terjadi antara kelas 9 A dan B, melawan seniornya dan tidak hadirnya 1 orang pemain, 12 : 0 jadikan kelas 9 A siap tarung adik satu tingkatnya di partai final.

Hari ini, pada Jumat, 24 Desember 2021 gelaran final Futsal perebutan posisi 3 dan 4 berlangsung sangat seru, namun kelas 7 A harus mampu mengakui keunggulan kakak kelasnya, skor 6 : 0 kans juara 3 akhirnya menjadi milik kelas 8 A
(Foto: Juara 3 Futsal Porseni kelas 8 A)

Laga yang tidak kalah serunya juga memang sudah diprediksi akan terjadi pada partai puncak final posisi satu dan dua, kelas 8 B vs 9 A berjalan ofensif sejak laga dimulai.

Jual beli serangan terjadi, saling menyerang, mencoba keluar dari tekanan, bertahan, dan beberapa kali tertekan menjadi menu dari aksi dua finalis ini. 
Unggul di babak pertama 3 : 2, raihan positif kelas 9 A terhenti di menit awal laga kedua di mulai, 3 : 3 kans 8 B jaga asa untuk juara.

(Foto: Juara 2 Futsal PORSENI, kelas 9 A)

Di menit 7, kelas 9 A tunjukkan upaya untuk jadi juara, penambahan waktu 5 menit jadi petaka kelass 9 A sebagai tim paling produktif ini, kedudukan 4 : 4 paksa dua tim harus memasuki babak adu penalti.
(Foto: Adu babak penalti; Giston R tangkis sepakan Alan 9 A)

Gesitnya Muhammad Giston R. Kiper dari kelas 8 B halau sepakan pertama 9 A ajak histeria pendukung mereka, ini juga terjadi pada Fadil Al Mahdin kiper 9 A juga tunjukkan performa positif. Skor 3 : 3 jadikan Egi Ramadan kelas 8 B menjadi penentu keunggulan timnya.

Tidak sia-sia kelas 8 B yang masuk dalam Grup Neraka dan jadi runner-up kini buktikan tajinya sebagai tim juara.

Egi Ramadan sukses jadi Algojo dan antarkan kelasnya juara 1 Futsal PORSENI.

BOLA GOTONG

Di putaran tandingan bola gotong, juga jadi kejutan, kelas 9 A yang antarkan tim putrinya keluar dari degradasi, tutup langkah kelas 7 B jadi juara 3. Kelas 9 A sukses raih peringkat ketiga dalam tanding bola Kerja sama dan kekompakan ini.
(Foto: Kelas 7 B tempati posisi ke 4 tanding bola gotong)

Sebelumnya was-was tidak bisa keluar dan masuk final, peluang 9 A ditingkatkan peluang dari nihilnya efor dari kelas 8 B. 9 A yang tadinya runner-up di grup B, kini pastikan langkahnya menjadi juara 3 ajang Porseni.

(Foto: Kelas 9 A juara 3 Bola Gotong Porseni)

Di babak kedua partai final, kelas 7 A dan 9 B harus memang diakui ketangguhan kakak kelasnya, memainkan 3 partai, ketika masing-masing tim mendapat perolehan nilai yang sama. Namun sejak babak pertama dimainkan kelas 9 B sudah unggul.
(Foto: Kelas 7 A Juara 2 Bola Gotong)

Trend positif ini juga terus terjadi. Tidak ada babak tambahan, sampai selesai babak kedua, gesitnya kelas 9 B tidak mampu diimbangi dari tim putri kelas 7 A ini.
Kelas 9 B tancapkan mahkota juara Bola Gotong Porseni persahabatan antar kelas di SMPN 1 Kambowa.
(Foto: Juara 1 Bola Gotong Porseni SMPN 1 Kambowa)

Antusiasme siswa tersebut, benar-benar terlihat dari seluruh rangkaian kegiatan pekan olahraga dan Seni siswa (PORSENI) di SMPN 1 Kambowa.

Kepala sekolah Asrul Suleman, S.Pd. juga sangat mengapresiasi kegiatan paska Ujian akhir semester ini.

"Kegiatan ini sejalan dengan tuntutan kurikulum, kami tetap menjamin hak-hak peserta didik untuk dapat memfasilitasi mereka untuk dapat berkembang baik secara akademis maupun non akademis, ini sesuai visi dan misi sekolah ini". Tuturnya sembari memberikan apresiasi pada masing-masing pemenang lomba yang akan mulai diserahterimakan bersamaan pada penerimaan Rapor 27 Desember 2021.

Sukses untuk SMPN 1 Kambowa.

Penulis: H.Y.










(Dokumentasi serba-serbi Futsal dan Porseni)

Kelas 8 A dan B Lolos Semifinal, 7 A Siap Lawan Senior

Kelas 8  A dan B Lolos Semifinal, 7 A Siap Lawan Senior

Konde(22/12/2021) Gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) SMPN 1 Kambowa yang sudah memasuki hari kedua, kini akan memasuki babak akhir.

(Pose 7 A Vs 8 A)

Hari ini, laga permainan futsal yang mempertemukan Kelas 7 A melawan 8 A sukses dengan hasil imbang,

 2 : 2  masing-masing petarung tersebut mendapatkan poin 1 dari laga yang terus memaksa para pendukung berteriak histeris.

Di partai kedua kelas 9 A terlalu tangguh untuk dilawan kelas sepantarannya kelas 9 B, skor jomplang 9 : 2 menobatkan Kelas 9 B menjadi juara Grup B.

Sedangkan di partai penentu Kelas 8 A versus 7 B, partai hidup dan mati, akhirnya harus menyingkirkan kelas 7 B sebagai tim terbawah di pool A.

(Pose 8 A Vs 7 B)

Hasil akhir ini, akhirnya membawa 4 kelas yang lolos ke babak semifinal yang mulai dihelat pada besok, Kamis, 23 Desember 2021 di lapangan Futsal SMPN 1 Kambowa.

4 kelas tersebut adalah kelas 8 A sebagai Juara Grup A yang melawan posisi kedua kelas 8 B, dan di partai semifinal lainnya adalah kelas 7 A, kelas junior yang menempati posisi sebagai runner-up grup A sudah pasti akan melawan juara Grup B kelas 9 A, seniornya.

Tentu saja laga tanding kegiatan ini tidak boleh dilepaskan untuk ditonton.


Gelaran Bola Gotong

Jika di futsal kelas 7, 8, dan 9 merata untuk kembali bertanding di laga Semifinal. Ini tidak terjadi di gelaran bola gotong arena para Xena peserta didik perempuan untuk adu tanding ketangkasan, kecepatan, dan kekompakan tim.

Kelas 8 A dan B, menjadi dua kelas yang tidak bisa mewakilkan timnya untuk menapaki puncak juara.

Hasil tanding yang dilakukan hari ini, kembali mengantarkan adu laga senior vs junior, kelas 7 A sebagai juara grup A akan melawan kakak kelasnya 9 A sebagai runner-up grup B.

Di laga berikutnya, 9 B sebagai juara grup B, akan melawan Runner-up grup A kelas 7 B.

Ditemui di ruang kerjanya, Asrul Suleman, S.Pd. pimpinan sekolah tersebut, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

"Ini perdana dilakukan, kegiatan belajar, tidak melulu kegiatan intelektual saja, namun menemukan dan menempa bakat dalam berbagai bidang perlu kita fasilitasi peserta didik kita. Insya Allah walau sedikit, kita harus mengapresiasi kerja keras peserta didik kita'.

Kalau melihat aksi-aksi ini, rasanya bangga sekali melihat kerja keras dan senyuman siswa-siswi ini.

Saksikan.

Penulis: Honayapto

Gelar Porseni, SMPN 1 Kambowa harapkan siswa Menemukan Bakat

Gelar Porseni, SMPN 1 Kambowa harapkan siswa Menemukan Bakat


Konde(21/12/2021) Euforia perayaan kemenangan timnas Indonesia melawan Malaysia (4:1) di gelaran turnamen AFF 2020 yang dilaksanakan di Singapura beberapa waktu lalu juga turut dirasakan di SMPN 1 Kambowa.

Semangat berkompetisi dalam permainan menggocek si kulit bundar walau dalam suasana persahabatan antar 6 kelas terlihat sangat antusias dilaksanakan.

(Pose bersama 9 B dan 8 B bersama Wasit)

Memang pada tahun ini, usai 1 minggu pelaksanaan ujian akhir semester yang juga dilaksanakan perdana berbasis online dari Senin-Sabtu, 13-18 Desember 2021, SMPN 1 Kambowa kembali memfasilitasi peserta didiknya untuk menemukan bakat mereka, tidak hanya kegiatan berbasis intelektual saja namun juga kegiatan berbasis praktik keolahragaan.

(Pose Kick off babak Pertama 9 B vs 8 B)

Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) menjadi pilihan yang pas sejalan dengan perintah kurikulum, hal ini untuk memfasilitasi peserta didik yang memiliki bakat lain selain hanya berurusan dengan kemampuan intelegensi.

Meski hanya menyertakan dunia jenis olahraga, kegiatan ini diharapkan mampu menjamin hak-hak yang sama dari peserta didik.

Pertandingan futsal untuk peserta didik laki-laki dan bola Gotong untuk peserta didik perempuan.

(Pose tanding bola gotong 8 B vs 9 A)

Kegiatan yang mulai dilakukan hari ini (Selasa, 21 Desember 2021) dijadwalkan selesai pada hari Jum'at, 24 Desember 2021 sebagai hari penentuan Juara persahabatan antar kelas ini.

Kegiatan ini diharapkan mampu semakin mendekatkan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar kelas yang memiliki riwayat sosial yang berbeda satu sama lainnya.

Kegiatan yang dibuka mulai pukul 08.00 Sampai 11.00 Wita ini untuk laga futsal dimenangkan oleh kelas 7 A melawan 7 B dengan skor telak 3:0, begitu pula untuk tim Bola Gotong tim wanita 7 A sukses mengalahkan 7 B.

Di partai kedua kelas 8 B melawan 9 A yang berhasil dimenangkan kelas senior 9 A, raihan positif juga dialami tim 9 A bola Gotong.

Di partai ketiga 9 B kembali melawan 8 B (sesuai pembagian grup dan teknis permainan). akhirnya tunduk dengan kelas junior, 8 B kantongi poin 3, namun tim bola Gotong masih harus mengakui keunggulan tim wanita kelas 9 B.

Adrian, S.Pd. dan Honayapto guru yang menginisiasi kegiatan ini mengharapkan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan untuk proses pembelajaran dan pengayaan bagi peserta didik.

"Bakat masing-masing anak berbeda satu sama lainnya, dari tampilan ini ketahuan, ada yang kurang di bidang intelijensia, tapi jago di olahraga. Mudahan-mudahan kedepannya bisa maksimal untuk mengeluarkan,  menguatkan, dan mengasah bakat yang dimiliki masing-masing". Jelas dua guru yang telah mengikuti pelatihan pendidikan inklusif ini.

Dilihat dari interaksi yang terjadi, semua siswa sangat antusias melihat dan terlibat dalam kegiatan ini.

Sebagai informasi permainan Futsal dan bola gotong dibagi atas 2 pool yaitu pool  yang ditempati Kelas 7 A, 7 B dan 8 A , di pool B ditempati kelas 8 B, 9 A dan 9 B dengan Jadwal permainan sebagai berikut:

Hari Selasa, 21 Desember 2021

Partai pertama 7 A Vs 7 B 

Partai kedua 8 B Vs 9 A

Partai ketiga 9 B Vs 8 B


Hari Rabu, 22 Desember 2021

Partai pertama 7 A Vs 8 A

Partai kedua 9 A Vs 9 B

Partai ketiga 7 B Vs 8 A


Hari Kamis, 23 Desember 2021

Semi final.


Hari Jumat, 24 Desember 2021

Final.

Jangan lewatkan intip-intip skill-skill unik anak ini.

2 Hari Pelaksanaan PAS berbasis Online, Orang Tua Bisa Melihat Hasil Kerja Siswa

 2 Hari Pelaksanaan PAS berbasis Online, Orang Tua Bisa Melihat Hasil Kerja Siswa

(Kepsek SMPN 1 Kambowa melihat proses PAS)


Konde (14/12/2021). Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021-2022 di SMPN 1 Kambowa sudah memasuki hari kedua, hari pertama yang masih diwarnai dengan kesulitan siswa untuk mengakses soal-soal ujian yang dibagikan melalui link Google formulir seperti terkendala email yang tidak valid, lupa password, tidak ada HP dan pulsa data, pelan-pelan mulai dapat diatasi pada pelaksanaan hari kedua, Selasa, 14 Desember 2021.

Peserta didik juga sudah mampu melakukan penyesuaian terhadap perubahan dari struktur penilaian yang sebelumnya berbasis kertas, kini sudah dijalankan dengan bantuan jaringan internet dan pemanfaatan teknologi.

(Antusias siswa dalam pengerjaan soal berbasis jaringan; dok. pribadi)


Banyak manfaat yang diperoleh dengan kegiatan berbasis jaringan ini, di antaranya nilai evaluasi siswa yang langsung dapat dilihat usia pengerjaan, pengayaan dalam proses pembelajaran berbasis TIK, mudahnya analisis kebutuhan yang diperlukan guru dalam merancang remedial atau bimbingan lanjutan terkait ketidaksanggupan peserta didik dalam memahami evaluasi semester.

Hal yang paling mendasar dan paling dibutuhkan sekolah adalah sinergitas yang terbangun antara sekolah, peserta didik dan orang tua (lingkungan keluarga) yang paling berperan penting dalam proses bimbingan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Jika dulu orang tua bersifat pasif dan hanya semata menyerahkan persoalan akademik kepada guru, maka kini penilaian atau evaluasi berbasis TIK ini dapat menjadi gerbang utama yang relevan, real, dan sangat memudahkan orang tua memonitor perkembangan kognitif maupun aspek-aspek lain kepada anak-anaknya.

Penilaian berbasis TIK dapat diakses oleh orang tua atau lingkungan keluarga untuk mampu menjembatani siswa dalam mengolah materi belajar yang diberikan oleh sekolah.

Asrul Suleman, S,Pd. pimpinan sekolah ini mengatakan upaya ini sebagai upaya menjawab tantangan zaman dan sinergitas terpadu sekolah dan orang tua.

"Di kecamatan Kambowa, mungkin sekolah kami yang pertama kali melaksanakan UAS berbasis online, memang diakui jaringan masih belum mendukung, tapi kami upayakan siswa untuk merasakan sendiri sensasi Merdeka Belajar, kami biarkan tapi kami pantau siswa untuk secara mandiri mengerjakan tugas-tugasnya dengan mencari jaringan di lingkungan sekolah, harus berintegritas juga". Jelasnya di sela-sela pengawasan UAS.

(Seorang siswi sedang berkonsentrasi mengerjakan tes)


Seperti dalam pemantauan penulis, kebanyakan siswa masih mengerjakan soal-soal di luar ruangan, karena upaya mencari jaringan, namun secara umum siswa sangat atusias menyambut kegiatan ini, terbukti usai menjawab soal mereka berbondong-bondong ingin mengetahui nilai mereka.

"Berapa nilaiku pak guru???". serbu mereka.

Meski belum maksimal menjawab, mereka berjanji untuk lebih baik kedepannya.

Bapak ibu orang tua/wali siswa penasaran jugakan dengan nilai anak anda berikut link yang bisa dibagikan untuk melihat hasil PAS hari pertama dan kedua.

Nilai PAS hari ke-1; (klik di sini; link rekapan nilai PAS Bahasa Inggris & Pendidikan Agama Islam kelas 7-9 A & B)

Nilai PAS hari ke-2; (klik di sini; link rekapan nilai PAS Bahasa Indonesia & Prakarya kelas 7-9 A & B)

Seru bukan?....


Penulis: Honayapto



SMPN 1 Kambowa Gelar PAS Ganjil Berbasis Online

SMPN 1 Kambowa Gelar PAS Ganjil Berbasis Online

Konde (13/12/2021). Ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jika memasuki Ujian Akhir Sekolah baik semester ganjil maupun semester genap, selalu ada banyak kertas ujian yang bertebaran di dalam ruang-ruang kelas atau di halaman sekolah, meski pengawas sudah menginstruksikan agar semua lembar-lembar tersebut dikumpulkan, namun masih saja ada yang tidak mengindahkannya.

Hari ini, di sekolah paling selatan Buton Utara ini, tepatnya di kecamatan Kambowa desa Konde, SMPN 1 Kambowa terbilang sukses dalam pelaksanaan untuk ujian akhir semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan mata pelajaran yang diujikan yaituBahasa Inggris dan Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan perdana berbasis online.

Sudah tidak ada lagi kertas-kertas yang berhamburan yang juga berimplikasi terhadap upaya stabilitas perubahan iklim dengan pengurangan penggunaan kertas yang notabene berbahan baku Pohon-pohon muda.

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin berkembang dari masa ke masa, serta tuntutan pengajaran yang siap menjawab tantangan perubahan zaman tersebut, sekolah pimpinan Asrul Suleman ini, ingin menjadi sekolah yang ambil bagian dari proses transformasi pendidikan Indonesia khususnya di Kabupaten Buton Utara.

"Sejak ada instruksi pemanfaatan akun belajar id, operator sekolah mulai mendistribusikan akun-akun tersebut kepada peserta didik, tenaga pendidik, maupun staf pendidik, sehingga kegiatan yang dilaksanakan saat ini,seperti pembuatan atau pengerjaan soal-soal tersebut dapat dikerjakan secara terintegrasi dan sangat mudah pengaplikasiannya". Jelas pimpinan sekolah tersebut.

Diakui ada kekurangan dan kelebihan dalam penerapan kegiatan evaluasi akademik berbasis online ini, di antaranya; hambatan jaringan, tidak tersedianya alat komunikasi maupun paket data, beberapa siswa juga masih kesulitan mengakses cara pengerjaan soal. kelebihan-kelebihan yang ditawarkanpun juga turut dalam evaluasi akhir ini, di antaranya proses evaluasi dapat lebih transparan dilihat peserta didik, usai pengerjaan siswa langsung melihat nilai, dan sangat membantu para guru untuk melakukan proses penilaian  secara komprehensif dan upaya pengayaan serta jadwal pembimbingan manakala beberapa siwa tidak  tuntas menyelesaikan kompetensi yang diharapkan.

Mengenai kendala-kendala yang dihadapi, Honayapto sebagai panitia Evaluasi Akhir berbasis online mengatakan akan membantu peserta didik dengan prinsip -prinsip yang tidak merugikan peserta didik.

"Beberapa siswa yang belum bisa mengakses soal karena kesulitan masuk, tidak ada HP, dan pulsa, kami menyediakan beragam alternatif, seperti mengerjakan secara manual, dan membantu dengan penyediaan fasilitas gadget yang merupaka bantuan afirmasi sekolah, dan pulsa data untuk tambahan pada bulan ini, sebanyak 4-5 GB dari Kemdikbud, toh...kalaupun belum maksimal, siswa bisa mengerjakan secara manual, prinsipnya kami (sekolah) tidak ingin merugikan siswa". terang guru yang juga alumni dari Program Google Master Trainer yang implikasi programmya diimplementasikan dalam Penilaian semester berbasis Online.

Diminta pendapat para guru dan siswa, semua merasa senang dan antusias dengan pengayaan pembelajaran ini.

"Usai pengerjaan, nilai langsung keluar, ini sangat transparan, kami juga akan lebih efektif dalam memberikan nilai, ini pengayaan lagi, pengalaman untuk pembelajaran terbaru". Tutup mereka.

Baca juga: Ingin partisipasi Zero Deforestasi, SMPN 1 Kambowa PAS lewat Online

Penulis: Honayapto



(Serba-serbi PAS; Dokumen Suherman, S.Pd.)


(*Artikel ini juga tayang di artikel sekolah SMPN1Kambowa.blogsopt.com)

Serial Perjalanan di Pulau Dewata BALI-NEGERI PUPUTAN

  Keseruan menjelajahi bali dapat dilihat di sini: https://drive.google.com/file/d/1LVGH5MW76M-FzwwkqTx4QzIIslLigGiw/view?usp=sharing